kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Sebanyak 400 Prajurit TNI AL Disiapkan Jadi Awak Kapal Induk Pertama Indonesia


Jumat, 18 September 2026 / 19:10 WIB
 Sebanyak 400 Prajurit TNI AL Disiapkan Jadi Awak Kapal Induk Pertama Indonesia
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia segera memiliki kapal induk yang akan memperkuat armada TNI Angkatan Laut (AL).

Kapal induk eks-Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, akan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya sekaligus menggunakan bendera Indonesia setelah resmi diserahkan kepada TNI AL.

Untuk mengoperasikan kapal tersebut, TNI AL menyiapkan sekitar 400 prajurit sebagai awak kapal. Sebanyak 100 prajurit di antaranya telah ikut mengawaki Giuseppe Garibaldi dalam perjalanan dari Italia menuju Indonesia.

Calon Komandan KRI Sriwijaya, Kolonel Laut (P) Mochamad Fuad Hasan, mengatakan total awak kapal akan mencapai 400 orang setelah proses serah terima dilakukan.

Baca Juga: Besok (18/9), Calon Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba Di Jakarta, Cek Kemampuannya

“Setelah peresmian, kru total kami adalah 400 orang,” kata Fuad di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).

Dari total tersebut, sekitar 40 prajurit merupakan personel Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal). Sementara 300 personel lainnya masih menjalani persiapan dan pelatihan di Komando Latihan (Kolat) Koarmada I di Jakarta.

Penyiapan awak kapal dilakukan secara bertahap selama sekitar tiga bulan. Sekitar satu bulan sebelum diberangkatkan ke Italia pada Juli 2026, para calon awak menjalani pelatihan di Kolat Koarmada II.

Setelah itu, mereka berangkat ke Taranto, Italia, untuk menjalani familiarisasi selama sekitar satu bulan di pangkalan Angkatan Laut Italia. Tahap tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk memahami sistem dan pengoperasian kapal sebelum digunakan oleh TNI AL.

Sebanyak 100 personel yang telah menjalani rangkaian persiapan tersebut kemudian ikut berlayar bersama Giuseppe Garibaldi dari Italia menuju Indonesia. Kapal itu akhirnya tiba di Jakarta pada Jumat (18/9/2026).

Baca Juga: Giuseppe Garibaldi Berlayar Ke RI, Cek Spesifikasi Calon Kapal Induk Ke-1 Indonesia

Adapun 300 personel lainnya menjalani pelatihan secara paralel di Jakarta. Menurut Fuad, pelatihan tersebut dilakukan untuk mempersiapkan seluruh personel sebelum kapal sepenuhnya dioperasikan oleh TNI AL.

Rencananya, Giuseppe Garibaldi akan diserahkan kepada TNI AL pada 24 September 2026.

Pada momentum tersebut akan dilakukan reflagging atau pergantian bendera dari Italia menjadi bendera Indonesia, sekaligus perubahan nama kapal menjadi KRI Sriwijaya.

Setelah serah terima dan pergantian bendera, para awak kapal akan melanjutkan latihan untuk meningkatkan kesiapan personel sekaligus kemampuan operasional KRI Sriwijaya.


Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/09/18/18070211/400-prajurit-tni-al-akan-jadi-awak-kapal-induk-pertama-indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×