kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.723   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Giuseppe Garibaldi Berlayar Ke RI, Cek Spesifikasi Calon Kapal Induk Ke-1 Indonesia


Rabu, 26 Agustus 2026 / 04:00 WIB
Giuseppe Garibaldi Berlayar Ke RI, Cek Spesifikasi Calon Kapal Induk Ke-1 Indonesia
ILUSTRASI. Ilustrasi kapal induk. Ini adalah kapal induk USS Gerald R. Ford (Dok./U.S. Strategic Command)


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi mulai berlayar dari Italia menuju Indonesia pada Senin (24/8/2026) malam waktu setempat. Berikut spesifikasi dan kemampuan kapal induk pertama Indonesia tersebut.

Kapal perang hibah dari Pemerintah Italia tersebut akan menjadi kapal induk pertama Indonesia setelah tiba di Tanah Air. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan kapal bertolak sekitar pukul 22.00 waktu Italia.

"Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia. Tapi sesampainya di Indonesia akan berganti bendera menjadi KRI Gajah Mada," kata Ali.

Selama perjalanan, kapal masih menggunakan nama dan bendera Italia. Setelah tiba di Indonesia, kapal akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada dan menggunakan bendera Merah Putih.

Rute Giuseppe Garibaldi ke Indonesia

Kapal induk Giuseppe Garibaldi akan menempuh perjalanan menuju Indonesia dengan melewati Terusan Suez dan Laut Merah.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan kapal tersebut direncanakan singgah di Jeddah, Arab Saudi, serta Colombo, Sri Lanka.

Rute selanjutnya akan menyesuaikan dengan rencana operasi dan navigasi kapal. Perjalanan dari Italia ke Indonesia diperkirakan berlangsung sekitar tiga pekan.

KSAL memperkirakan kapal tersebut tiba di Indonesia sekitar 15-20 September 2026. Dalam pelayaran melalui kawasan Laut Merah, Giuseppe Garibaldi juga akan mendapat pengawalan sejumlah fregat Angkatan Laut Italia.

Baca Juga: Pemda Evaluasi APBD 2026, Beban Gaji PPPK Jadi Sorotan

100 prajurit TNI AL ikut dalam misi

Pelayaran Giuseppe Garibaldi ke Indonesia juga melibatkan personel TNI Angkatan Laut.

Sebelumnya, sekitar 100 prajurit TNI AL telah dikirim ke Italia untuk menjalani serangkaian pelatihan sebelum mengawaki kapal tersebut.

Dalam tahap awal pelayaran, pengoperasian kapal dilakukan dengan skema *joint crew* yang melibatkan personel TNI AL dan Angkatan Laut Italia.

Setelah kapal tiba di Indonesia, pengawakan akan dialihkan sepenuhnya kepada personel TNI AL. Skema tersebut menjadi bagian dari proses penyiapan sumber daya manusia untuk mengoperasikan kapal induk tersebut.

DPR setujui hibah Giuseppe Garibaldi

Indonesia memperoleh Giuseppe Garibaldi melalui skema hibah dari Pemerintah Italia.

Komisi I DPR RI sebelumnya menyetujui penerimaan hibah satu unit kapal induk Giuseppe Garibaldi senilai 54,02 juta euro dari Pemerintah Italia kepada Kementerian Pertahanan RI pada 20 Juli 2026.

Persetujuan tersebut kemudian dibawa ke rapat paripurna DPR RI. Pada 21 Juli 2026, rapat paripurna menyetujui laporan Komisi I mengenai penerimaan hibah alat peralatan pertahanan dan keamanan dari luar negeri.

Dengan persetujuan tersebut, proses penerimaan kapal induk Giuseppe Garibaldi dapat dilanjutkan. Setibanya di Indonesia, kapal akan resmi berganti identitas menjadi KRI Gajah Mada.

Kapal tersebut selanjutnya diproyeksikan memperkuat armada TNI AL sekaligus menjadi salah satu alutsista strategis Indonesia di kawasan maritim.

Tonton: Prabowo Kerahkan 1.000 Perwira TNI-Polri Tangani Karhutla Sumsel, Titik Panas Harus Gerak Cepat!

Spesifikasi & keunggulan kapal induk Giuseppe Garibaldi 

Berdasarkan data Marina Militare atau Angkatan Laut Italia, Giuseppe Garibaldi merupakan kapal induk yang dibangun di galangan Cantieri Navali di Monfalcone, Italia. Kapal induk ini diluncurkan pada 20 Februari 1978 dan mulai bertugas pada 4 Juni 1983.

Dari sisi ukuran, Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dengan lebar 23,4 meter pada garis air dan 30,4 meter pada dek penerbangan, sedangkan lebar dek penerbangan kapal mencapai 173,8 meter dengan sarat air 6,7 meter.

Untuk dapat bergerak, kapal dengan bobot perpindahan 13.850 ton ini menggunakan sistem COGAG yang terdiri dari empat turbin gas FIAT/GE LM-2500 . Sistem tersebut menghasilkan daya 60.400 kilowatt atau sekitar 80.998 tenaga kuda untuk menggerakkan dua poros baling-baling.

Dengan sistem penggerak tersebut, Giuseppe Garibaldi mampu mencapai kecepatan maksimum 30 knot dan memiliki jangkauan hingga 7.000 mil laut.

Sebagai kapal induk, Giuseppe Garibaldi dapat membawa sekitar 18 hingga 20 pesawat, termasuk EH101 dan AV-8B Plus. Sesuai kebutuhan misi, kekuatan udara yang dibawa kapal juga dapat terdiri dari helikopter EH101, SH90A, dan AB212.

Giuseppe Garibaldi sebelumnya juga mengoperasikan pesawat taktis AV-8B Plus Harrier II yang memiliki kemampuan lepas landas pendek dan mendarat vertikal atau STOVL. Selain membawa pesawat dan helikopter, kapal ini dilengkapi sistem persenjataan untuk mendukung pertahanan diri, meliputi satu peluncur Albatros dengan delapan sel untuk rudal antipesawat Aspide serta tiga sistem senjata DARDO yang menggunakan meriam Breda 40/70.

Giuseppe Garibaldi juga dapat menjalankan fungsi komando dan pengendalian terhadap kekuatan angkatan laut serta kekuatan udara angkatan laut. Kapal ini bahkan dapat berfungsi sebagai Landing Helicopter Assault (LHA) untuk mengangkut pasukan dan material menggunakan helikopter dalam operasi amfibi serta memiliki kapasitas awak sebanyak 825 orang

Sumber: - https://nasional.kompas.com/read/2026/08/25/05171621/calon-kapal-induk-pertama-indonesia-giuseppe-garibaldi-mulai-berlayar-ke

https://nasional.kompas.com/read/2026/08/25/11180621/spesifikasi-giuseppe-garibaldi-calon-kapal-induk-pertama-indonesia?page=all


 

Iran Blacklist 45 Kapal Tanker di Selat Hormuz, Ancaman Baru ke Jalur Minyak Dunia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×