kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

SBY minta MetroTV dan TVOne tidak memihak


Selasa, 03 Juni 2014 / 12:47 WIB
SBY minta MetroTV dan TVOne tidak memihak
ILUSTRASI. Libatkan Pengusaha dan Buruh, Pemerintah Akan Revisi Aturan Pengupahan dan Outsourcing. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/foc.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

BOGOR. Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan agar media bersikap netral dalam memberitakan capres. Presiden Republik Indonesia ini menganggap media tidak menjaga netralitasnya, karena pemilik media masing - masing mendukung capres yang akan berkompetisi pada pilpres 2014.

"Media harus netral memberitakan capres, jangan terbelah - belah karena pemilik media masing - masing mendukung capres yang dijagokannya," ujar SBY dalam pidato Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pilpres 2014 di Sentul, Selasa (3/6).

SBY mencontohkan misalnya MetroTV dan TVOne yang berbeda pemberitaannya soal kandidat capres. Karena pemilik kedua media masing - masing berpihak ke capres yang berbeda.

"Harusnya media itu amanah dalam demokrasi ini, jangan memihak siapa pun, karena media itu milik rakyat," ucap SBY. (Andika Panduwinata)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×