kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah Terus Melemah, Begini Kata Menko Airlangga


Senin, 04 Mei 2026 / 11:29 WIB
Rupiah Terus Melemah, Begini Kata Menko Airlangga
ILUSTRASI. Pemerintah menegaskan akan terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp 17.000 per dolar AS, di tengah tekanan global.(ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah menegaskan akan terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp 17.000 per dolar AS, di tengah tekanan global yang juga dialami banyak negara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pelemahan mata uang bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan fenomena yang juga dialami berbagai negara, khususnya di kawasan emerging markets.

"Pemerintah tentu akan melihat, tetapi juga terkait dengan pelemahan kurs kan bukan hanya monopoli Indonesia, tetapi berbagai negara menghadapi hal yang sama. Jadi kita monitor terhadap peer country juga," Ujar Airlangga kepada awak media di Kemenko Perekonomian, Senin (4/5/2026).

Baca Juga: Industri Manufaktur Masuk Zona Merah, Airlangga Waspadai Dampak Perang Global

Pernyataan tersebut muncul di tengah tekanan terhadap rupiah yang kian dalam. Sejumlah mata uang Asia tercatat melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (4/5/2026), seiring penguatan dolar yang masih membayangi pasar negara berkembang.

Mengutip Bloomberg, Senin (4/5/2026) pukul 11.25 WIB, rupiah spot ada di level Rp 17.370 per dolar Amerika Serikat, rupiah melemah 0,19% dibanding akhir pekan lalu. Sejak awal tahun, rupiah sudah melemah 3,98% dari posisi akhir 2025 di level Rp 16.670 per dolar AS.

Kondisi ini menempatkan rupiah sebagai salah satu mata uang Asia dengan tekanan terbesar sepanjang tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×