kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.980   -13,00   -0,08%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

Rosan Ungkap Ada Peran Komisaris BUMN dalam 'Mempercantik' Laporan Keuangan


Senin, 20 Oktober 2025 / 19:12 WIB
Rosan Ungkap Ada Peran Komisaris BUMN dalam 'Mempercantik' Laporan Keuangan
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani memberi keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta. Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa pihaknya siap bertindak tegas dengan segala bentuk korupsi di tubuh BUMN.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa pihaknya siap bertindak tegas dengan segala bentuk korupsi di tubuh BUMN.

Pasalnya, dia bilang, ada peran dari komisaris BUMN yang bermain kotor dengan menyulap buku laporan keuangan dengan hasil yang baik namun nyatanya ada tindakan fraud di dalamnya.

“Yang kami lihat dulu-dulu komisaris ikut mendorong supaya profit sallary-nya tinggi tapi dengan cara istilahnya mempercantik buku, laporan keuangannya dibedakin, malah kadang-kadang berani melakukan fraud,” ujarnya di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Baca Juga: Tantiem Komisaris BUMN Dihapus, Danantara: Bisa Hemat Rp 8,2 Triliun

Belajar dari kejadian tersebut, Rosan mengungkapkan bahwa tahun depan pihaknya bakal mengkoreksi beberapa buku laporan keuangan perusahaan BUMN bukan hanya yang kecil tetapi juga BUMN besar.

“Karena pelaporannya tidak sesuai dan tidak benar. Di bawah kepemimpinan saya (di Danantara) tidak ada lagi di BUMN yang memperlakukan hal-hal mempercantik buku atau kelihatan profitnya gede tapi begitu bagi dividen mesti pinjam duit dulu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rosan tak memungkiri, persoalan di perusahaan pelat merah itu sangat masif, untuk itu hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah dalam hal ini Danantara agar bisa menyelesaikannya.

Baca Juga: RUU BUMN Disahkan, Pengawasan BUMN di Tangan Danantara

“Kadang-kadang kita mesti melakukan hal-hal yang memang harus kita lakukan dari dulu, tapi ya sekarang kita lakukan dengan penuh segala risikonya,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×