Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Pertanian Amran Sulaiman memastikan stok pangan untuk memenuhi kebutuhan Ramadan hingga Idul Fitri aman.
Hal ini juga dilaporkan Amran dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Rabu (11/2/2026).
Ia menyebut, terdapat sekitar 12 bahan pokok yang tersedia, seperti swasembada minyak goreng, beras, bawang merah dan lainnya.
“Yang disampaikan adalah stok pangan menghadapi bulan suci Ramadan. Semua stok kita dua bulan ke depan surplus, lebih dari cukup,” tutur Amran kepada awak media, Rabu (11/2/2026).
Sebelumnya, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pasokan dan harga pangan jelang Ramadan tetap stabil.
Baca Juga: Kesepakatan Dagang RI-AS Diteken 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Airlangga
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Bapanas Maino Dwi Hartono menyebut pasokan beberapa pangan stoknya mencukupi hingga bulan Maret mendatang.
"Bapanas mencatat proyeksi Neraca Pangan Nasional per 6 Januari 2026, untuk komoditas seperti beras, daging ayam ras, telur ayam ras, gula konsumsi, dan daging sapi/kerbau masih mencukupi untuk tiga bulan ke depan," katanya dalam keterangan resminya, Senin (2/2/2026).
Lebih rinci, pasokan khusus beras saat ini mencapai 22,2 juta ton yang berasal dari stok awal tahun sebesar 12,4 juta ton dan proyeksi produksi dalam tiga bulan ke depan yang diprediksi capai 9,8 juta ton.
Maino mengatakan, jumlah ini lebih besar dari total kebutuhan konsumsi sebesar 7,7 juta ton sampai akhir Maret mendatang.
Sementara itu, pasokan daging ayam ras saat ini mencapai 1,6 juta ton, atau lebih besar dari total produksi yang mencapai 1,01 juta hingga lebaran idul fitri mendatang.
Baca Juga: Serapan Anggaran Program MBG di Kuartal I 2026 Diperkirakan Capai Rp 60 Triliun
Hal serupa juga terjadi pada telur ayam ras yang stoknya diprediksi capai 1,9 juta ton, Sementara konsumsi nasional Januari-Maret mencapai 1,67 juta ton.
"Jadi masih akan ada surplus pada akhir Maret 305,8 ribu ton," urai Maino.
Kemudian pasokan gula hingga Maret diprediksi capai 1,46 juta ton. Jumlah ini lebih besar dari jumlah kebutuhan nasional Januari-Maret yang mencapai 712,5 ribu ton.
Selanjutnya: Apindo:Pertumbuhan 5,11% Tak Angkat Sektor Riil, PR Pemerintah 2026 Tekan Biaya Usaha
Menarik Dibaca: Hujan Ekstrem Landa Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/2)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













