kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.145   31,00   0,18%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Rieke-JK bicara soal kantong darah


Kamis, 21 Februari 2013 / 10:54 WIB
ILUSTRASI. Selain bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id, ini cara cek penerima BLT Kemnaker Rp 1 juta


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Calon Gubernur Jawa Barat Rieke Diah Pitaloka mengaku, kunjungannya ke kediaman mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang kini menjabat Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), untuk membicarakan kebutuhan kantong darah di daerah. Materi diskusi soal ini, katanya, terkait dengan program yang dirancangnya.

"Ada beberapa rencana dan program yang saya membutuhkan masukan Pak JK. Program terkait persoalan industri kantong darah. Kurang lebih seperti itu," ujar Rieke, saat menyambangi kediaman Jusuf Kalla, di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Kamis (21/2).

Rieke yang mendatangi kediaman JK dengan didampingi suaminya, Donny Gahral Adian, mengaku, kedatangannya atas inisiatif sendiri. "Saya yang meminta bertemu dengan Pak JK karena industri kantong darah itu mendesak bukan hanya Jabar, tapi juga bagi Indonesia," kata calon gubernur dari PDI Perjuangan ini.

Pemilihan Gubernur Jabar periode 2013-2018 akan berlangsung 24 Februari 2013. Rieke Diah Pitaloka berpasangan dengan aktivis antikorupsi Teten Masduki. Mereka akan bersaing dengan pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar, Dede Yusuf-Lex Laksamana, Irianto MS Syafiuddin-Tatang Farhanul Hakim, dan satu-satunya pasangan independen, yakni Dikdik Mulyana Arif Mansyur-Cecep NS Toyib. (Dian Maharani/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×