kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Realisasi KUR UMKM Sampai September Capai Rp 190 Triliun


Rabu, 17 September 2025 / 12:54 WIB
Realisasi KUR UMKM Sampai September Capai Rp 190 Triliun
ILUSTRASI. Realisasi KUR untuk UMKM sampai 14 September 2025 mencapai Rp 190 triliun dari total alokasi Rp 270 triliun tahun ini. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/bar


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri UMKM Maman Suherman menyampaikan realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM sampai 14 September 2025 mencapai Rp 190 triliun dari total alokasi Rp 270 triliun tahun ini.

“Alhamdulillah nilai realisasi KUR kita dari tanggal 1 Januari sampai 14 September 2025 sudah sebesar Rp 190 triliun,” ujar Maman saat ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (16/9).

Dari capaian tersebut, jumlah debitur baru tercatat sebanyak 1,055 juta, sedangkan debitur graduasi mencapai sekitar 1,08 juta. Sementara total penerima KUR sampai tahun ini, baik debitur baru maupun lama, sebanyak 3,24 juta debitur.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih Jangan Gerus Bisnis UMKM

Yang cukup menggembirakan menurut Maman adalah penyaluran KUR ke sektor produksi mencapai Rp 114 triliun atau 60,4% dari total realisasi. Angka ini melampaui target minimal 60% yang ditetapkan pemerintah.

“Ini menjadi kata kunci terpenting bagi saya karena kita tekankan betul dari plafon KUR sebesar Rp 270 triliun harus 60% masuk ke sektor produksi. Alhamdulillah target ini sudah tercapai bahkan melewati,” jelas Maman.

Ia menegaskan, porsi KUR ke sektor produksi harus lebih besar dibandingkan konsumsi karena multiplier effect-nya lebih luas, termasuk penyerapan tenaga kerja dan dampak ekonomi di tingkat bawah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×