kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.799   -31,00   -0,18%
  • IDX 8.189   57,61   0,71%
  • KOMPAS100 1.156   9,88   0,86%
  • LQ45 834   4,43   0,53%
  • ISSI 291   2,88   1,00%
  • IDX30 432   1,30   0,30%
  • IDXHIDIV20 517   -1,40   -0,27%
  • IDX80 129   1,12   0,88%
  • IDXV30 141   -0,06   -0,04%
  • IDXQ30 140   -0,22   -0,16%

Realisasi belanja negara Rp 271,8 triliun per Februari 2019


Selasa, 19 Maret 2019 / 17:39 WIB
Realisasi belanja negara Rp 271,8 triliun per Februari 2019


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Realisasi belanja negara untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 masih tumbuh positif sepanjang Februari 2019. Kementerian Keuangan (Kemkeu), Selasa (19/3), melaporkan belanja negara mencapai Rp 271,83 triliun atau setara 11,04% dari pagu APBN 2019 yakni sebesar Rp 2.461,11 triliun.

Secara tahunan, belanja negara periode Februari 2019 tumbuh 9,15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan belanja negara sejalan dengan serapan belanja pemerintah pusat sebesar Rp145,68 atau tumbuh 14,19% year on year (yoy).

Realisasi belanja pemerintah pusat terdiri belanja kementerian dan lembaga (K/L) sebesar Rp 71,23 triliun dan belanja non K/L sebesar Rp 74,46 triliun. Secara keseluruhan, belanja pemerintah pusat telah memenuhi 8,91% dari pagu yang ditetapkan yakni senilai Rp 1.634,34 triliun untuk sepanjang 2019.

Sementara, belanja untuk transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) mencapai Rp 126,14 triliun atau tumbuh 3,86% dibandingkan tahun sebelumnya. Realisasi TKDD tersebut memenuhi 15,26% dari pagu yang ditetapkan dalam APBN 2019 sebesar Rp 826,77 triliun.

Realisasi TKDD meliputi transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp 121,15 triliun atau 16,01% dari target. Adapun penyaluran dana desa sebesar Rp 5 triliun atau 7,14% dari target dalam APBN 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×