kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Prediksi Defisit APBN 2026 dari Menkeu Purbaya: Tembus 2,9% PDB


Rabu, 01 April 2026 / 16:03 WIB
Prediksi Defisit APBN 2026 dari Menkeu Purbaya: Tembus 2,9% PDB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 akan menyentuh 2,9% dari PDB. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Defisit anggaran bakal melebar tahun ini. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 akan menyentuh 2,9% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Hal imbas dari kenaikan harga minyak global yang mempengaruhi keuangan negara. Kendati begitu, Purbaya memastikan bahwa angka tersebut tidak akan melebihi realisasi defisit APBN 2025 yang sebesar 2,92% PDB.

"Jadi biasanya anggaran kita memang seperti itu, kita bisa membuat langkah-langkah baru yang meningkatkan pendapatan kita," ujar Purbaya kepada awak media di Gedung Danantara, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga: Harga BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Rp 100 Triliun untuk Subsidi Energi

Sementara itu, realisasi APBN hingga Februari 2026 mencatat defisit sebesar Rp 135,7 triliun atau setara 0,53% PDB.

Angka tersebut melebar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Februari 2025, defisit APBN tercatat Rp 30,7 triliun atau 0,13% terhadap PDB.

Pelebaran defisit ini terjadi seiring dengan akselerasi belanja negara di awal tahun. Hingga akhir Februari 2026, realisasi belanja negara mencapai Rp 493,8 triliun, setara 12,8% dari pagu APBN 2026.

Capaian ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 348,1 triliun.

Di sisi lain, realisasi pendapatan negara tercatat Rp 358 triliun hingga Februari 2026. Angka tersebut baru mencapai 11,4% dari target APBN 2026. 

Meski secara nominal lebih tinggi dibandingkan Februari 2025 yang sebesar Rp 317,4 triliun, pemerintah menilai kinerja pendapatan masih perlu diperkuat agar sejalan dengan percepatan belanja negara.

Baca Juga: BPS: Inflasi Maret 2026 Capai 3,48%, Inti hingga Harga Bergejolak Sama-sama Naik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×