kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Prabowo Umumkan PFII Buka di Jakarta dan Bali, Bidik Pusat Keuangan Berstandar Dunia


Jumat, 14 Agustus 2026 / 16:24 WIB
Prabowo Umumkan PFII Buka di Jakarta dan Bali, Bidik Pusat Keuangan Berstandar Dunia
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR 2026 (REUTERS/Stringer)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pengembangan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat keuangan dan investasi bertaraf internasional.

Prabowo mengatakan, pemerintah telah menentukan lokasi sementara PFII di Jakarta. Ke depan, pemerintah juga membuka kemungkinan mengembangkan PFII di Bali serta kawasan lain di Indonesia yang dinilai mampu menarik dana-dana besar dari luar negeri.

“Saya umumkan rencana lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII), kita telah tentukan lokasi sementara PFII di Jakarta, dan begitu bisa kita buka juga PFII di Bali, dan mungkin ada kawasan lain di bagian lain di RI yang menarik bagi dana-dana besar dari luar negeri,” ujar Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI ke 1 tahun Sidang 2026-2027 dan Penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) TA 2026, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: PDB RI Belum Diperbarui Selama 10 Tahun, Prabowo Minta Masyarakat Mau Disensus BPS

Menurutnya, PFII akan menjadi wajah baru pusat keuangan Indonesia. Jakarta dan Bali nantinya dapat dikembangkan sebagai pusat kegiatan keuangan, investasi, teknologi finansial, arbitrase, hingga penyelesaian sengketa komersial dengan standar dunia.

“PFII akan menjadi wajah baru pusat keuangan kita, Jakarta dan mungkin Bali sebagai pusat keuangan, investasi, teknologi finansial, arbitrase dan penyelesaian sengketa komersial berstandar dunia,” katanya.

Prabowo menjelaskan, PFII tidak hanya akan berfungsi sebagai kawasan finansial, tetapi juga didukung oleh kelembagaan yang dirancang untuk memberikan kepastian hukum dan pengawasan bagi pelaku industri keuangan.

Kelembagaan PFII nantinya terdiri atas Dewan Pertimbangan, Dewan PFII, lembaga pengelola PFII, lembaga pengawas jasa keuangan PFII, Pengadilan PFII yang berada di bawah Mahkamah Agung, serta lembaga arbitrase PFII.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×