kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

PPATK tak temukan aliran dana ke rekening istri Muhaimin dan orang dekatnya


Sabtu, 10 September 2011 / 16:01 WIB
ILUSTRASI. Harga murah, lelang mobil sitaan pajak, Toyota Harrier dibuka Rp 70 juta


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein mengaku, pihaknya tak pernah menemukan transaksi aliran dana mencurigakan ke rekening istri dan adik ipar serta orang dekat Menteri Tenaga Kerja dan transmigrasi (Mennakertrans) Muhaimin Iskandar.

Pengakuan itu pun menampik informasi yang dilontarkan adik kandung Presiden ke-4 RI Abdurahman Wahid perihal adanya aliran dana mencurigakan ke rekening ketiga orang tersebut.

"Pernyataan Lily Wahid tidak berdasar sama sekali atau tidak benar," kata Yunus lewat pesan singkatnya kepada wartawan, Sabtu (10/9/2011).

Sebelumnya diberitakan, kepada wartawan di Gedung KPK, Jumat kemarin, Lily mengungkap adanya alira dana mencurigakan senilai Rp 20 miliar terkait kasus suap di Kemennakertrans yang mengalir ke istri Muhaimin, Rustini Murtadho. Tak hanya ke Rustini, aliran dana sebesar itu juga mengalir ke beberapa pihak lain. "Iparnya, termasuk orang dekat Muhaimin," tuturnya.

Informasi yang dihimpun, si ipar yang dimaksud Lily adalah Alam, adik ipar Muhaimin. Sementara orang dekat Muhaimin adalah Fauzi yang disebut kubu kuasa Direksi PT Alam Jaya Papua sebagai staf pribadi Muhaimin.

Sayangnya Lily enggan mengungkap siapa penggelontor dana sepanjang September 2009 hingga Mei 2011 ke Bank Mandiri, BCA dan BNI tersebut. "Nanti saja. Pasti kebuka kok. Tunggu saja KPK," ujarnya.

Lily memang berharap KPK dapat menelusuri temuan ini. Menurut Lily, sudah seharusnya KPK cepat merespon temuan ini dengan melakukan penelusuran kebenarannya. (Vanroy Pakpahan/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×