kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.847   38,00   0,23%
  • IDX 8.086   -149,85   -1,82%
  • KOMPAS100 1.136   -20,43   -1,77%
  • LQ45 820   -13,92   -1,67%
  • ISSI 288   -4,40   -1,50%
  • IDX30 433   -7,32   -1,66%
  • IDXHIDIV20 520   -7,19   -1,36%
  • IDX80 127   -1,88   -1,46%
  • IDXV30 142   -1,34   -0,94%
  • IDXQ30 139   -2,63   -1,86%

Polisi lantunkan Asmaul Husna di depan pendemo


Jumat, 04 November 2016 / 11:33 WIB
Polisi lantunkan Asmaul Husna di depan pendemo


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Para polisi yang berada di hadapan para peserta demo Aksi Bela Islam menadahkan tangannya ke dada. Dengan perlahan, mereka melantunkan Asmaul Husna di depan para pendemo di kawasan Istana Merdeka, Jumat (4/11/2016).

Pantauan Kompas.com, para polisi tampak khusuk membacakan Asmaul Husna itu. Mereka memejamkan mata. Sebagian dari mereka menundukan kepala.

Setelah selesai membaca asmaul husna, para pendemo melanjutkan orasi. "Alhamdulillah kita dihadapkan lantunan ayat suci. Semoga harusnya Pak Polisi sadar mana yang salah mana yang benar," teriak para pendemo.

Belum selesai para demonstran berorasi, para polisi kembali mengucapkan istighfar. Kemudian, polisi kembali melantunkan Asmaul Husna.

Peserta demo 4 November yang sudah "panas" kembali terdiam. Mereka mendengarkan lantunan Asmaul Husna yang dilantunkan polisi.

Antara polisi dan pendemo dipisahkan oleh pagar pembatas. Polisi juga memasang barrier berduri di depan pagar pembatas itu. Pendemo tidak diizinkan untuk berunjuk rasa melewati pagar itu.

(Jessi Carina)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×