kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

1.187 aparat gabungan jaga DPR dari demo Ahok


Jumat, 04 November 2016 / 11:04 WIB
1.187 aparat gabungan jaga DPR dari demo Ahok


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Kompleks Parlemen tak luput dari pengamanan ketat menjelang berlangsungnya unjuk rasa dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama, Jumat (4/11/2016) hari ini, di Istana Negara.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono, sebelumnya menyatakan, Gedung DPR/MPR juga bakal menjadi salah satu temapt para pengunjuk rasa menyampaikan aspirasi.

Pantauan Kompas.com, seperti yang tercatat di Pos Komando Pengamanan DPR, sejumlah 1.187 pasukan gabungan yang terdiri dari Polri dan TNI. Polri menurunkan personel Brigade Mobil (Brimob) dan Polda Metro Jaya bersiaga.

Sementara itu TNI menurunkan personel Marinir dan Pasukan Khas (Paskhas). Disiapkan pula lima water canon yang siap beroperasi jika unjuk rasa mengarah pada tindakan anarkistis.

Demo 4 November rencananya akan dimulai seusai demonstran menunaikan shalat Jumat berjemaah di Masjid Istiqlal. Dari Masjid Istiqlal, demonstran akan bergerak menuju ke depan Istana Merdeka. Setelah itu, rencananya demonstran akan berjalan kaki menuju Gedung MPR/DPR RI.

Unjuk rasa ini menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama diproses hukum karena dianggap menista agama.

(Rakhmat Nur Hakim)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×