kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

1.187 aparat gabungan jaga DPR dari demo Ahok


Jumat, 04 November 2016 / 11:04 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Kompleks Parlemen tak luput dari pengamanan ketat menjelang berlangsungnya unjuk rasa dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama, Jumat (4/11/2016) hari ini, di Istana Negara.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono, sebelumnya menyatakan, Gedung DPR/MPR juga bakal menjadi salah satu temapt para pengunjuk rasa menyampaikan aspirasi.

Pantauan Kompas.com, seperti yang tercatat di Pos Komando Pengamanan DPR, sejumlah 1.187 pasukan gabungan yang terdiri dari Polri dan TNI. Polri menurunkan personel Brigade Mobil (Brimob) dan Polda Metro Jaya bersiaga.

Sementara itu TNI menurunkan personel Marinir dan Pasukan Khas (Paskhas). Disiapkan pula lima water canon yang siap beroperasi jika unjuk rasa mengarah pada tindakan anarkistis.

Demo 4 November rencananya akan dimulai seusai demonstran menunaikan shalat Jumat berjemaah di Masjid Istiqlal. Dari Masjid Istiqlal, demonstran akan bergerak menuju ke depan Istana Merdeka. Setelah itu, rencananya demonstran akan berjalan kaki menuju Gedung MPR/DPR RI.

Unjuk rasa ini menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama diproses hukum karena dianggap menista agama.

(Rakhmat Nur Hakim)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×