kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.875   -113,00   -0,63%
  • IDX 6.134   12,16   0,20%
  • KOMPAS100 795   1,63   0,21%
  • LQ45 608   0,09   0,02%
  • ISSI 213   1,44   0,68%
  • IDX30 337   -0,34   -0,10%
  • IDXHIDIV20 429   2,04   0,48%
  • IDX80 91   0,18   0,20%
  • IDXV30 116   0,81   0,70%
  • IDXQ30 110   0,25   0,23%

Pemerintah targetkan IA-CEPA dapat diimplementasikan bulan April tahun ini


Minggu, 02 Februari 2020 / 17:47 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah targetkan IA-CEPA dapat diimplementasikan bulan April tahun ini. KONTAN/Baihaki/3/1/2020


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia menargetkan Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Indonesia Australia (IA-CEPA) berjalan bulan April mendatang. Saat ini Indonesia masih melakukan proses ratifikasi perjanjian tersebut. Proses ratifikasi akan segera diselesaikan oleh pihak DPR dalam rapat paripurna.

"Di DPR (proses ratifikasi) tahap final untuk dibawa ke paripurna," ujar Direktur Jenderal Perjanjian Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (2/2).

Baca Juga: Awas, Perjanjian Dagang Bisa Menjadi Bumerang

Iman memastikan proses ratifikasi akan rampung pada bukan Februari ini. Setelah itu perlu waktu selama 60 hari untuk perjanjian tersebut berjalan atau entry into force.

Asal tahu saja sebelumnya perundingan IA-CEPA telah resmi selesai pada bulan Maret 2019 lalu. Sebelumnya Australia pun telah menyelesaikan proses ratifikasi. "Australia sudah ratifikasi, jadi kalau semua lancar Februari ini, entry into force April," terang Iman.




TERBARU

[X]
×