kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah targetkan IA-CEPA dapat diimplementasikan bulan April tahun ini


Minggu, 02 Februari 2020 / 17:47 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah targetkan IA-CEPA dapat diimplementasikan bulan April tahun ini. KONTAN/Baihaki/3/1/2020


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

Selain IA-CEPA, Indonesia juga menyelesaikan perjanjian CEPA dengan Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA) pada Desember 2018 lalu. EFTA beranggotakan 4 negara antara lain Swiss, Norwegia, Islandia, dan Liechtenstein.

Baca Juga: Perjanjian IA-CEPA: Buka Peluang Besar Bersaing di Pasar Australia

Namun, saat ini Komisi VI DPR masih akan melakukan Focus Group Discussion (FGD) terlebih dahulu. Setelah FGD, Indonesia - EFTA CEPA baru akan kembali dibahas bersama pemerintah untuk ratifikasi. "Indonesia - EFTA masih akan dibahas lebih detil tampaknya," jelas Iman.

Sebagai informasi berdasarkan data situs Kemendag, neraca dagang Indonesia - Australia Januari hingga November mengalami defisit US$ 2,95 miliar. Dari angka tersebut ekspor Indonesia sebesar US$ 2,14 miliar sedangkan impor US$ 5,1 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×