kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.818   0,00   0,00%
  • IDX 8.925   -19,34   -0,22%
  • KOMPAS100 1.227   -4,69   -0,38%
  • LQ45 868   -3,70   -0,43%
  • ISSI 323   -0,54   -0,17%
  • IDX30 440   -3,19   -0,72%
  • IDXHIDIV20 519   -1,77   -0,34%
  • IDX80 137   -0,51   -0,37%
  • IDXV30 144   -0,52   -0,36%
  • IDXQ30 141   -1,08   -0,76%

Pemerintah targetkan IA-CEPA dapat diimplementasikan bulan April tahun ini


Minggu, 02 Februari 2020 / 17:47 WIB
Pemerintah targetkan IA-CEPA dapat diimplementasikan bulan April tahun ini
ILUSTRASI. Pemerintah targetkan IA-CEPA dapat diimplementasikan bulan April tahun ini. KONTAN/Baihaki/3/1/2020


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

Selain IA-CEPA, Indonesia juga menyelesaikan perjanjian CEPA dengan Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA) pada Desember 2018 lalu. EFTA beranggotakan 4 negara antara lain Swiss, Norwegia, Islandia, dan Liechtenstein.

Baca Juga: Perjanjian IA-CEPA: Buka Peluang Besar Bersaing di Pasar Australia

Namun, saat ini Komisi VI DPR masih akan melakukan Focus Group Discussion (FGD) terlebih dahulu. Setelah FGD, Indonesia - EFTA CEPA baru akan kembali dibahas bersama pemerintah untuk ratifikasi. "Indonesia - EFTA masih akan dibahas lebih detil tampaknya," jelas Iman.

Sebagai informasi berdasarkan data situs Kemendag, neraca dagang Indonesia - Australia Januari hingga November mengalami defisit US$ 2,95 miliar. Dari angka tersebut ekspor Indonesia sebesar US$ 2,14 miliar sedangkan impor US$ 5,1 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×