kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   -20.000   -0,79%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Pemerintah datangkan alat tes Covid-19 berkapasitas pemeriksaan 300.000 per bulan


Rabu, 08 April 2020 / 11:39 WIB
ILUSTRASI. Petugas menunjukkan alat tes cepat (rapid test) COVID-19 saat akan menguji petugas penjaga ruang perawatan di Rumah Isolasi Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/3/2020). Pemkot Semarang mengubah rumah dinas wali kota menjadi rumah isolas


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

Sementara alat lainnya akan disebar di berbagai wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, hingga Papua. Meski begitu perlu waktu hingga 2 minggu untuk alat tersebut bisa digunakan.

Di Indonesia angka tes PCR untuk Covid-19 masih jauh lebih rendah. Sebelumnya Juru Bicara Pemerintah untuk penanggulangan Covid-19 Achmad Yurianto bilang pemeriksaan PCR baru mencapai 14.354 spesimen.

Baca Juga: Negatif Covid-19, hasil rapid test 100 wartawan di Depok

"Pada hari ini pemeriksaan sudah 14.354 spesimen untuk PCR dilaksanakan dari spesimen yang dikirim dari lebih 300 rumah sakit," jelas Yuri saat konferensi pers, Selasa (7/4).

Sebagai gambaran telah satu bulan pemerintah menangani Covid-19. Kasus pertama yang dikonfirmasi di Indonesia terjadi pada 2 Maret lalu.

Hingga saat ini telah ada 2.738 kasus positif di Indonesia dengan catatan 204 sembuh dan 221 meninggal dunia. Melihat angka tersebut, Yuri bilang masih terdapat kasus positif yang berada di luar tanpa gejala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×