kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Akui Ada 28.000 Penerima Manfaat MBG Keracunan, Prabowo Ingin Capai Zero Eror


Jumat, 13 Februari 2026 / 15:57 WIB
Akui Ada 28.000 Penerima Manfaat MBG Keracunan, Prabowo Ingin Capai Zero Eror
ILUSTRASI. MBG, PRABOWO (/BPMI Setpres). Presiden Prabowo akui 28.000 penerima program Makan Bergizi Gratis alami gangguan pencernaan. Simak strategi pemerintah atasi masalah ini.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengakui masih ada kasus gangguan pencernaan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun menegaskan jumlahnya relatif kecil dibanding total penerima manfaat.

Menurut Prabowo, sebanyak 28.000 penerima mengalami gangguan pencernaan dari total 60,2 juta orang yang sudah menikmati program ini. 

Pemerintah pun berkomitmen untuk memperbaiki kualitas layanan dan menargetkan zero eror dalam pelaksanaan MBG.

"Kita ingin zero eror, ini yang harus dicapai," kata Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga: Di Forum Forbes, Prabowo Pamer Capaian Makan Bergizi Gratis

Saat ini, Prabowo menyebut sudah ada 23.000 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi, melayani seluruh penerima manfaat. 

Jumlah ini setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan setiap hari. Program MBG ditargetkan dapat menjangkau 82,9 juta penerima dengan lebih dari 30.000 dapur pada puncaknya.

Selain meningkatkan gizi masyarakat, Prabowo menekankan program ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah. MBG disebut telah membuka 1 juta lapangan kerja langsung, dengan target total 1,5 juta lapangan kerja setelah seluruh dapur beroperasi.

Program ini juga memberi kepastian pasar bagi petani dan nelayan di desa. Setiap dapur MBG membutuhkan 5–10 pemasok bahan baku, yang menjadi mitra langsung petani dan nelayan lokal.

Baca Juga: Prabowo Klaim Program MBG Berhasil 99.99 Persen

"Ekonomi desa akan hidup, petani sayur, nelayan, peternak semua hasilnya bisa dibeli di kampung karena pasar terjamin," ujar Prabowo.

Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap MBG tidak hanya memperbaiki gizi, tetapi juga membantu membangun ekonomi desa secara berkelanjutan.

Selanjutnya: Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Rp 16.836 per Dolar AS di Akhir Pekan Jumat (13/2)

Menarik Dibaca: Promo JSM Hypermart 13-16 Februari 2026, Aneka Biskuit Kaleng Diskon hingga 40%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×