kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Akui Ada 28.000 Penerima Manfaat MBG Keracunan, Prabowo Ingin Capai Zero Eror


Jumat, 13 Februari 2026 / 15:57 WIB
Akui Ada 28.000 Penerima Manfaat MBG Keracunan, Prabowo Ingin Capai Zero Eror
ILUSTRASI. MBG, PRABOWO (/BPMI Setpres). Presiden Prabowo akui 28.000 penerima program Makan Bergizi Gratis alami gangguan pencernaan. Simak strategi pemerintah atasi masalah ini.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengakui masih ada kasus gangguan pencernaan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun menegaskan jumlahnya relatif kecil dibanding total penerima manfaat.

Menurut Prabowo, sebanyak 28.000 penerima mengalami gangguan pencernaan dari total 60,2 juta orang yang sudah menikmati program ini. 

Pemerintah pun berkomitmen untuk memperbaiki kualitas layanan dan menargetkan zero eror dalam pelaksanaan MBG.

"Kita ingin zero eror, ini yang harus dicapai," kata Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga: Di Forum Forbes, Prabowo Pamer Capaian Makan Bergizi Gratis

Saat ini, Prabowo menyebut sudah ada 23.000 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi, melayani seluruh penerima manfaat. 

Jumlah ini setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan setiap hari. Program MBG ditargetkan dapat menjangkau 82,9 juta penerima dengan lebih dari 30.000 dapur pada puncaknya.

Selain meningkatkan gizi masyarakat, Prabowo menekankan program ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah. MBG disebut telah membuka 1 juta lapangan kerja langsung, dengan target total 1,5 juta lapangan kerja setelah seluruh dapur beroperasi.

Program ini juga memberi kepastian pasar bagi petani dan nelayan di desa. Setiap dapur MBG membutuhkan 5–10 pemasok bahan baku, yang menjadi mitra langsung petani dan nelayan lokal.

Baca Juga: Prabowo Klaim Program MBG Berhasil 99.99 Persen

"Ekonomi desa akan hidup, petani sayur, nelayan, peternak semua hasilnya bisa dibeli di kampung karena pasar terjamin," ujar Prabowo.

Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap MBG tidak hanya memperbaiki gizi, tetapi juga membantu membangun ekonomi desa secara berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×