CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Pemerintah cetak 60.000 kartu KPS baru


Jumat, 06 September 2013 / 18:38 WIB
ILUSTRASI. Dapatkan cashback untuk pembelian produk kebutuhan rumah tangga di Tokopedia selama bulan April-Mei 2022.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah tengah mencetak 60.000-an Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang baru agar dapat menyalurkan Dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Kartu baru tersebut dicetak karena banyaknya penerima BLSM dalam kartu KPS sebelumnya tidak lagi berhak mendapatkan dana BLSM karena mereka sudah masuk golongan mampu secara ekonomi.

Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Bambang Widianto mengatakan, saat ini, pihaknya tengah mencetak sebanyak 60.000-an kartu KPS untuk tahap pertama. Diharapkan kartu baru ini sudah bisa dibagikan seminggu ke depan.

"Sekarang kami cetak dulu sebanyak 60.000-an KPS tahap pertama. Mudah-mudahan dalam seminggu ini sudah bisa dikirim," tuturnya saat ditemui di Istana Wakil Presiden, Jumat (6/9).

Bambang mengatakan KPS yang akan dicetak sama jumlahnya dengan KPS yang dikembalikan ke pusat karena pihak yang tertulis di KPS tersebut tidak lagi berhak mendapatkan dana BLSM. Tapi agar KPS baru bisa dibagikan kepada pihak yang dianggap benar-benar membutuhkan, semua KPS yang dikembalikan tersebut harus sampai ke pusat dulu. "Jadi nanti KPS yang dikembalikan itu sebagai pertanggunjawaban," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×