kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Pemerintah andalkan dana perlindungan sosial jadi penopang pertumbuhan ekonomi 2020


Selasa, 26 November 2019 / 20:11 WIB
ILUSTRASI. Warga berbelanja kebutuhan di salah satu perusahaan ritel di Jakarta, Minggu (25/02).


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo pada Rapat Dewan Gubenur (RDG) November lalu juga mengatakan, peran anggaran bantuan sosial pemerintah menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini maupun tahun depan. 

“Bantuan sosial pemerintah menjaga daya beli masyarakat kelompok berpendapatan rendah. Sementara daya beli masyarakat menengah tetap kuat didukung juga oleh tingkat inflasi yang terkendali,” tutur Perry beberapa waktu lalu. 

Baca Juga: Hore, plafon penyaluran KUR tahun depan naik signifikan menjadi Rp 190 triliun

Adapun, Bank Indonesia memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir tahun 2019 mampu mencapai 5,1% sejalan dengan ekspansi kebijakan moneter dan fiskal yang telah dijalankan. 

Tahun 2020, BI menargetkan pertumbuhan ekonomi pada titik tengah kisaran 5,1% - 5,5%, atau sejalan dengan pemerintah pada level 5,3%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×