kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Pasca-tabrakan KA, Menhub ingin bangun double track


Senin, 04 Oktober 2010 / 14:15 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengusulkan pembangunan rel ganda (double track) untuk menghindari terjadinya kecelakan kereta api. Saat ini jalur ganda hanya sampai di Tegal, Jawa Tengah.

Freddy menjelaskan, pembangunan rel ganda ini untuk jalur Tegal-Semarang, Semarang-Surabaya, Jakarta-Surabaya. "Kalau sudah ada double track, semoga kecelakaan-kecelakaan tidak terjadi," lanjutnya, Senin (4/10).

Cuma, ongkos pembangunan double track tersebut sangat mahal yakni sekitar Rp 7 triliun. Namun, Freddy mengatakan pemerintah harus mencari dana bagi pembangunan rel ganda itu.

Usulan Freddy ini timbul setelah terjadi kecelakaan maut di Pemalang, Jawa Tengah. Kecelakaan yang menewaskan 35 orang ini terjadi karena tabrakan antara KA Agro Bromo Anggrek dengan KA Senja Utama. Penyebabnya diduga akibat kelalaian masinis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×