CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.653   26,00   0,15%
  • IDX 6.442   -99,57   -1,52%
  • KOMPAS100 848   -10,05   -1,17%
  • LQ45 643   -6,31   -0,97%
  • ISSI 223   -4,36   -1,92%
  • IDX30 358   -3,42   -0,95%
  • IDXHIDIV20 447   -3,02   -0,67%
  • IDX80 97   -0,94   -0,96%
  • IDXV30 125   -0,74   -0,59%
  • IDXQ30 115   -0,88   -0,76%

Nelayan dan petani jadi fokus jangka pendek Jokowi


Rabu, 22 Oktober 2014 / 20:44 WIB
ILUSTRASI. 4 Cara Menyimpan Parfum Agar Tetap Wangi dan Tahan Lama.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Dalam waktu dekat, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla akan mengumumkan postur kabinetnya. Dimana kabinet ini akan segera bekerja untuk mewujudkan visi-misi Jokowi-JK.

Menurut eks Deputi Tim Transisi Jokowi-JK dari Partai Nasdem Akbar Faisal, pemerintah baru memiliki program kerja jangka pendek dalam waktu tiga bulan, enam bulan dan sembilan bulan.

Ia mengatakan dalam program jangka pendek Jokowi-JK akan fokus pada program yang berhubungan dengan orang-orang kecil seperti nelayan dan petani. "Ada banyak program detailnya dan sudah ada dalam program lengkap Jokowi-JK," ujar Akbar menolak menjelaskan detail program tersebut, Rabu (22/10).

Selain itu, Jokowi-JK juga akan segera merealisasikan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar. Hal ini sesuai dengan janji kampanye Jokowi-JK pada pilpres lalu.

Sementara itu terkait pembenahan perizinan untuk mendukung iklim investasi, Akbar bilang itu masuk dalam program jangka menegah. Pasalnya pembenahan tumpang-tindih perizinan menyangkut masalah birokrasi. Dan hal itu membutuhkan waktu yang cukup lama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×