kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Nelayan dan petani jadi fokus jangka pendek Jokowi


Rabu, 22 Oktober 2014 / 20:44 WIB
ILUSTRASI. 4 Cara Menyimpan Parfum Agar Tetap Wangi dan Tahan Lama.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Dalam waktu dekat, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla akan mengumumkan postur kabinetnya. Dimana kabinet ini akan segera bekerja untuk mewujudkan visi-misi Jokowi-JK.

Menurut eks Deputi Tim Transisi Jokowi-JK dari Partai Nasdem Akbar Faisal, pemerintah baru memiliki program kerja jangka pendek dalam waktu tiga bulan, enam bulan dan sembilan bulan.

Ia mengatakan dalam program jangka pendek Jokowi-JK akan fokus pada program yang berhubungan dengan orang-orang kecil seperti nelayan dan petani. "Ada banyak program detailnya dan sudah ada dalam program lengkap Jokowi-JK," ujar Akbar menolak menjelaskan detail program tersebut, Rabu (22/10).

Selain itu, Jokowi-JK juga akan segera merealisasikan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar. Hal ini sesuai dengan janji kampanye Jokowi-JK pada pilpres lalu.

Sementara itu terkait pembenahan perizinan untuk mendukung iklim investasi, Akbar bilang itu masuk dalam program jangka menegah. Pasalnya pembenahan tumpang-tindih perizinan menyangkut masalah birokrasi. Dan hal itu membutuhkan waktu yang cukup lama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×