kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.675   11,00   0,06%
  • IDX 6.638   1,85   0,03%
  • KOMPAS100 867   0,17   0,02%
  • LQ45 658   -0,07   -0,01%
  • ISSI 232   1,08   0,47%
  • IDX30 368   -0,18   -0,05%
  • IDXHIDIV20 454   -0,80   -0,18%
  • IDX80 99   0,13   0,13%
  • IDXV30 126   0,46   0,36%
  • IDXQ30 118   -0,17   -0,15%

Meski RI-UE saling gugat di WTO, tapi perundingan IEU-CEPA tetap lanjut


Senin, 16 Desember 2019 / 20:16 WIB
ILUSTRASI. Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) Kemendag Iman Pambagyo saat memberikan keterangan terkait perkembangan perundingan RCEP, Selasa (22/10).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Hubungan Internasional, Shinta Kamdani berharap, pemerintah bisa meyakinkan EU bahwa berbagai sengketa dagang yang terjadi antara keduanya tidak akan memengaruhi perundingan IEU-CEPA yang tengah dilakukan.

Baca Juga: Pemerintah terus cari jalan benahi industri tekstil dalam negeri

"Seharusnya tidak menganggu negosiasi kita yang lain, karena ini masih panjang jalannya. IEU-CEPA ini adalah perjanjian yang sangat ambisius," tutur Shinta.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah meminta agar perjanjian IEU-CEPA bisa diselesaikan akhir tahun 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×