kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Meski RI-UE saling gugat di WTO, tapi perundingan IEU-CEPA tetap lanjut


Senin, 16 Desember 2019 / 20:16 WIB
ILUSTRASI. Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) Kemendag Iman Pambagyo saat memberikan keterangan terkait perkembangan perundingan RCEP, Selasa (22/10).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Hubungan Internasional, Shinta Kamdani berharap, pemerintah bisa meyakinkan EU bahwa berbagai sengketa dagang yang terjadi antara keduanya tidak akan memengaruhi perundingan IEU-CEPA yang tengah dilakukan.

Baca Juga: Pemerintah terus cari jalan benahi industri tekstil dalam negeri

"Seharusnya tidak menganggu negosiasi kita yang lain, karena ini masih panjang jalannya. IEU-CEPA ini adalah perjanjian yang sangat ambisius," tutur Shinta.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah meminta agar perjanjian IEU-CEPA bisa diselesaikan akhir tahun 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×