kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.911   0,00   0,00%
  • IDX 6.366   31,19   0,49%
  • KOMPAS100 840   4,50   0,54%
  • LQ45 635   1,99   0,31%
  • ISSI 219   1,61   0,74%
  • IDX30 357   0,48   0,13%
  • IDXHIDIV20 441   -0,08   -0,02%
  • IDX80 96   0,51   0,53%
  • IDXV30 119   0,06   0,05%
  • IDXQ30 114   0,08   0,07%

Meski RI-UE saling gugat di WTO, tapi perundingan IEU-CEPA tetap lanjut


Senin, 16 Desember 2019 / 20:16 WIB
ILUSTRASI. Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) Kemendag Iman Pambagyo saat memberikan keterangan terkait perkembangan perundingan RCEP, Selasa (22/10).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Hubungan Internasional, Shinta Kamdani berharap, pemerintah bisa meyakinkan EU bahwa berbagai sengketa dagang yang terjadi antara keduanya tidak akan memengaruhi perundingan IEU-CEPA yang tengah dilakukan.

Baca Juga: Pemerintah terus cari jalan benahi industri tekstil dalam negeri

"Seharusnya tidak menganggu negosiasi kita yang lain, karena ini masih panjang jalannya. IEU-CEPA ini adalah perjanjian yang sangat ambisius," tutur Shinta.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah meminta agar perjanjian IEU-CEPA bisa diselesaikan akhir tahun 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×