kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Meski bobot terhadap inflasi kecil, BPS pantau pergerakan harga jengkol


Rabu, 09 Februari 2011 / 11:31 WIB
ILUSTRASI. Unjuk rasa pekerja Krakatau Steel


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Meski tak masuk dalam perhitungan utama inflasi, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan akan memantau pergerakan harga jengkol. Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan kenaikan harga sayur termasuk jengkol itu tetap tidak bisa diabaikan.

Rusman menjelaskan, jengkol hanya memberikan bobot kepada inflasi kurang dari 0,02%. Bobotnya tidak sebesar cabai. "Apalagi konsumsi jengkol jarang," katanya, Rabu (9/2).

Karena itu, Rusman yakin kenaikan harga jengkol tidak akan memacu laju inflasi. Catatan saja, BPS memantau pergerakan harga sebanyak 700 hingga 800 komoditas setiap bulannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×