kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Meski bobot terhadap inflasi kecil, BPS pantau pergerakan harga jengkol


Rabu, 09 Februari 2011 / 11:31 WIB
ILUSTRASI. Unjuk rasa pekerja Krakatau Steel


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Meski tak masuk dalam perhitungan utama inflasi, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan akan memantau pergerakan harga jengkol. Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan kenaikan harga sayur termasuk jengkol itu tetap tidak bisa diabaikan.

Rusman menjelaskan, jengkol hanya memberikan bobot kepada inflasi kurang dari 0,02%. Bobotnya tidak sebesar cabai. "Apalagi konsumsi jengkol jarang," katanya, Rabu (9/2).

Karena itu, Rusman yakin kenaikan harga jengkol tidak akan memacu laju inflasi. Catatan saja, BPS memantau pergerakan harga sebanyak 700 hingga 800 komoditas setiap bulannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×