kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Menkominfo harap pusat data pemerintah sudah dapat diintegrasikan pada 2023


Jumat, 28 Februari 2020 / 19:25 WIB
ILUSTRASI. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate usai Konferensi Pers tentang RUU Omnibus Law di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Rabu (26/02/2020).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

"Jadi besar sekali untuk kepentingan pusat data pemerintah," tambah Johnny.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sudah menyinggung soal banyaknya pusat data yang dimiliki oleh pemerintah. Menurutnya, bila dari 630 instansi pemerintah terdapat 2.700 pusat data, maka rata-rata terdapat 4 pusat data di tiap instansi. Sementara, utilisasinya masih kecil.

Baca Juga: Microsoft, Amazon, Google ingin masuk, Jokowi bakal buat regulasi pusat data

"Fakta ini mengindikasikan terjadinya duplikasi anggaran belanja teknologi informasi dan komunikasi karena setiap kementerian mengembangkan pusat datanya sendiri-sendiri," kata Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×