kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.723   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Menkominfo harap pusat data pemerintah sudah dapat diintegrasikan pada 2023


Jumat, 28 Februari 2020 / 19:25 WIB
ILUSTRASI. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate usai Konferensi Pers tentang RUU Omnibus Law di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Rabu (26/02/2020).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

"Jadi besar sekali untuk kepentingan pusat data pemerintah," tambah Johnny.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sudah menyinggung soal banyaknya pusat data yang dimiliki oleh pemerintah. Menurutnya, bila dari 630 instansi pemerintah terdapat 2.700 pusat data, maka rata-rata terdapat 4 pusat data di tiap instansi. Sementara, utilisasinya masih kecil.

Baca Juga: Microsoft, Amazon, Google ingin masuk, Jokowi bakal buat regulasi pusat data

"Fakta ini mengindikasikan terjadinya duplikasi anggaran belanja teknologi informasi dan komunikasi karena setiap kementerian mengembangkan pusat datanya sendiri-sendiri," kata Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×