kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.868   9,00   0,05%
  • IDX 6.219   91,48   1,49%
  • KOMPAS100 827   19,90   2,46%
  • LQ45 620   9,21   1,51%
  • ISSI 216   0,74   0,34%
  • IDX30 351   3,11   0,89%
  • IDXHIDIV20 428   1,50   0,35%
  • IDX80 94   1,40   1,51%
  • IDXV30 118   -0,28   -0,24%
  • IDXQ30 112   0,74   0,67%

Menko Airlangga Sebut Banyak Produsen Mobil Listrik Global Lirik Indonesia


Jumat, 16 Februari 2024 / 05:15 WIB
Menko Airlangga Sebut Banyak Produsen Mobil Listrik Global Lirik Indonesia
ILUSTRASI. Mobil listrik GWM ORA 03 produksi Great Wall Motor (GWM) di ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023.  KONTAN/Muradi/2023/08/12


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

Adapun Vinfast sempat disebut akan menanamkan investasi senilai US$ 1,2 miliar di Indonesia secara jangka panjang. Investasi tersebut termasuk untuk membangun pabrik mobil listrik sebesar US$ 200 juta pada 2024.

Airlangga melanjutkan, pemerintah juga melihat peluang pabrikan asal Eropa yang tertarik berinvestasi mobil listrik di Indonesia, seperti BMW dan Renault. Hanya saja, belum ada keterangan lebih lanjut terkait besaran investasi dan realisasi ekspansi di sektor mobil listrik dari kedua merek tersebut. 

"Negara Eropa tentu kami lihat, karena yang lewat CKD (Completely Knock Down) salah satunya BMW," kata dia.

Baca Juga: Wuling Bakal Lebih Banyak Jual Mobil Listrik Murah di Indonesia

Yang terang, pemerintah kini sedang mengurus perpanjangan insentif pemotongan PPN DTP mobil listrik dari 11% menjadi 1% untuk memantik permintaan terhadap produk tersebut. Insentif ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 38 Tahun 2023, namun masa berlakunya habis 31 Desember 2023.

"Sekarang lagi diproses PMK-nya. Insya Allah bulan ini bisa dikejar, karena Pemilu sudah selesai," pungkas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×