kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 9.010   -124,37   -1,36%
  • KOMPAS100 1.238   -17,33   -1,38%
  • LQ45 871   -12,96   -1,47%
  • ISSI 330   -4,30   -1,29%
  • IDX30 446   -8,42   -1,86%
  • IDXHIDIV20 522   -16,69   -3,10%
  • IDX80 137   -2,04   -1,46%
  • IDXV30 144   -4,36   -2,93%
  • IDXQ30 142   -3,40   -2,34%

Menkeu Purbaya Janji Tak Ada Lagi Dana Menganggur pada Akhir Tahun


Jumat, 12 September 2025 / 16:27 WIB
Menkeu Purbaya Janji Tak Ada Lagi Dana Menganggur pada Akhir Tahun
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) dan Anggito Abimanyu (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/9/2025). Komisi XI DPR menyetujui pagu anggaran Kementerian Keuangan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026 sebesar Rp52,02 triliun. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan penggunaan anggaran negara hingga akhir tahun. 

Ia memastikan tidak akan ada lagi dana pemerintah yang menganggur atau tersisa berlebihan seperti pada periode sebelumnya.

"Tapi yang jelas Menteri Keuangan akan menunjang seluruh program percepatan ini semaksimal mungkin. Saya inginkan nanti di akhir tahun semua uang yang kita punya bisa dipakai secara efektif. Jadi nggak akan ada sisa uang yang berlebihan seperti dulu lagi. Uang dipakai untuk pembangunan," Ujar Purbaya dalam Konferensi Pers di Jakarta, Jumat (12/9/2025).

Menurutnya, fleksibilitas pergeseran pos anggaran menjadi salah satu strategi untuk memastikan penyerapan optimal. 

Dana dari program yang berpotensi tidak terserap hingga akhir tahun akan dialihkan ke sektor yang lebih siap menjalankan kegiatan.

Baca Juga: Menkeu Purbaya: Jangan Takut Kalau Target Pajak 2025 Tak Tercapai!

"Pos anggarannya kan bisa digeser-geser ya. Kan kita bisa prediksi mana yang gak terserap sampai akhir tahun, itu akan kita geser ke tempat yang lebih siap," katanya.

Purbaya juga menekankan, program pembangunan yang berjalan lambat akan didorong percepatannya. Untuk itu, pemerintah akan membentuk tim khusus bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Investasi terkait guna mengawal program prioritas.

Baca Juga: Purbaya Yakin Ekonomi RI Bergerak Lebih Cepat Jelang Akhir Tahun

Lebih jauh, ia menyebut kebijakan ini bukan sekadar langkah jangka pendek. 

Optimalisasi anggaran diharapkan mampu memberikan dorongan jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Jadi selama ini yang macet-macet akan kita lancarkan. Dan dana-dana saya yang nganggur akan saya optimalkan untuk pembangunan sesuai dengan petunjuk Menko Perekonomian (Airlangga) juga," katanya.

Baca Juga: Besok! Purbaya Mulai Guyurkan Rp 200 Triliun ke Bank Himbara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×