kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Siswa di Bengkulu Meninggal, Istana Sebut Hasil Pemeriksaan Bukan Karena MBG


Rabu, 04 Maret 2026 / 14:38 WIB
Siswa di Bengkulu Meninggal, Istana Sebut Hasil Pemeriksaan Bukan Karena MBG
ILUSTRASI. Penyaluran MBG saat Bulan Ramadhan (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari buka suara terkait meninggalnya siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Ketahun, di Bengkulu Utara. Ia memastikan penyebab siswa tersebut meninggal tidak berkaitan dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi.

“Mengenai seorang siswa bernama Fatih dari MIN 2 Ketahun, Bengkulu Utara, yang meninggal dunia dan sempat dikaitkan dengan konsumsi paket MBG (berupa burger). Namun, hasil investigasi menyatakan, Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa kematian siswa tersebut tidak berkaitan dengan program MBG,” tutur Qodari dalam konferensi pers, Rabu (4/3/2026).

Baca Juga: BGN Tegaskan MBG Tetap Berjalan Usai Libur Lebaran

Ia membeberkan, berdasarkan fakta di lapangan menunjukkan siswa tersebut pingsan sebelum sempat memakan menu MBG yang dibagikan hari itu.

Hasil pemeriksaan medis (CT Scan) di RS Bhayangkara juga menunjukkan adanya pendarahan otak, bukan gejala klinis keracunan makanan. Bahkan, uji laboratorium BPOM terhadap sampel makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Giri Kencana menunjukkan hasil negatif terhadap bakteri E. coli maupun cemaran berbahaya lainnya.

Baca Juga: Menu MBG Ramadan Ramai Disorot, BGN Pastikan Kecukupan Gizinya

Meski demikian, ia memastikan setiap kejadian yang diduga terkait Program MBG tidak pernah dianggap remeh dan Pemerintah langsung menindaklanjutinya.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya siswa MIN 2 Ketahun, Bengkulu Utara. Keselamatan anak-anak adalah prioritas utama pemerintah,” tandasnya.

Baca Juga: Bos BGN Bantah Melarang Masyarakat Upload Menu MBG di Medsos

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×