kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Menkeu dorong serapan belanja alutsista oleh Kemenhan


Senin, 17 Agustus 2020 / 17:01 WIB
ILUSTRASI. Kapal Perang Indonesia 377, Sutanto menembakan roket anti kapal selam jenis RBU 6000 di Perairan Dabo Singkep, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (23/7/2020). Latihan tersebut merupakan persiapan kegiatan manuvra lapangan (Manlap) Geladi Tugas Tempur Tingkat


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani mendorong serapan belanja Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Terutama mengingat Kemenhan merupakan salah satu dari kementerian dengan anggaran terbesar. 

Pada tahun 2021 mendatang anggaran Kemenhan naik hingga hampir Rp 20 triliun. Pada tahun 2020 ini anggaran Kemenhan sebesar Rp 117,9 triliun. Angka tersebut naik pada tahun 2021 hingga mencapai Rp 137 triliun.

Baca Juga: Dalam 30 menit, uang Peringatan Kemerdekaan RI 75 tahun ludes dipesan

"Penekanan kita adalah kepada kemampuan mereka untuk mengeksekusi belanjanya, seperti tahun ini kita meminta kepada mereka untuk betul-betul bisa menggunakan anggarannya," ujar Sri saat konferensi pers nota keuangan, Jumat (14/8) lalu.

Sri bilang penambahan anggaran Kemenhan melihat kebutuhannya yang juga besar. Terutama dalam pemenuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan perawatan.

Berdasarkan Buku III Himpunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian dan Lembaga, Kemenhan menganggarkan sebesar Rp 6,11 triliun untuk pemeliharaan dan perawatan alutsista termasuk Bahan Bakar Minyak dan Pelumas (BMP).

Kemhan juga mendorong kelanjutan program prioritas dan strategis dalam mendukung pemenuhan Kekuatan Pokok Minimum (MEF). Beberapa output yang ditargetkan antara lain adalah Rp 9,3 triliun untuk pengadaan alutsista.

Baca Juga: Cetak uang peringatan kemerdekaan ke-75, Sri Mulyani: Ini bukan tambahan likuiditas

Kemenhan juga menyiapkan dukungan alutsista untuk tiga matra yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara, dan TNI Angkatan Laut. Kemenhan menyiapkan anggaran Rp 2,65 triliun untuk pengadaan material dan alutsista strategis serta Rp 1,23 triliun untuk pemeriksaan dan perawatan alutsista Arhanud, pesawat terbang, dan heli angkut di anggaran TNI AD.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×