CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Menkeu dorong serapan belanja alutsista oleh Kemenhan


Senin, 17 Agustus 2020 / 17:01 WIB
ILUSTRASI. Kapal Perang Indonesia 377, Sutanto menembakan roket anti kapal selam jenis RBU 6000 di Perairan Dabo Singkep, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (23/7/2020). Latihan tersebut merupakan persiapan kegiatan manuvra lapangan (Manlap) Geladi Tugas Tempur Tingkat


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Tendi Mahadi

Pada anggaran TNI AU Kemenhan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,19 triliun untuk pengadaan Penangkal Serangan Udara (PSU) dan material pendukung dan Rp 7 triliun untuk pemeliharaan dan perawatan pesawat tempur.

Sementara untuk TNI AL anggaran yang disiapkan juga lebih dari Rp 7 triliun. Angka tersebut terdiri dari Rp 3,75 triliun untuk pengadaan kapal patroli cepat dan peningkatan pesawat udara matra laut serta Rp 4,28 triliun untuk pemeliharaan alutsista dan komponen pendukung.

Baca Juga: Bank Indonesia (BI) sampaikan rencana anggaran 2021 kepada DPR RI

Anggaran besar tersebut juga didorong untuk pengembangan industri strategis nasional. Hal itu juga menjadi salah satu visi Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan industri strategis di sektor pertahanan.

"Presiden meminta agar belanja Kemenhan juga bisa meningkatkan industri strategis yang dimiliki Indonesia," terang Sri Mulyani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×