kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Malam ini, SBY akan panggil Jero Wacik


Kamis, 07 Februari 2013 / 16:34 WIB
ILUSTRASI. Tips Makeup untuk Menutupi Jerawat


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Edy Can


JAKARTA. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Jero Wacik akan menghadap Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono pada pukul 21.00 WIB. Jero Wacik mengaku dipanggil SBY untuk melaporkan perkembangan Partai Demokrat.

Jero mengatakan SBY belum membeberkan solusi mengatasi persolan di tubuh Partai Demokrat. Terkait adanya seruan untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB), Jero bilang semua itu tergantung pada SBY sebagai ketua Dewan Pembina Partai Demokrat SBY.

Pada kesempatan ini, Jero juga membantah ingin mengulingkan Anas Urbaningrum dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat. "Saya tidak ingin gusur Pak Anas dan Pak Anas juga tak ingin gusur saya, ada yang bilang pecat Pak Wacik, itu semua tidak benar," kata Jero usai menjempur Presiden SBY di Bandara Halim Perdana Kusumah, Kamis (7/2).

Jero berharap SBY akan memberikan jalan tengah terkait kisruh yang membelengku Partai Demokrat. Seperti diketahui, elektabilitas Partai Demokrat kembali terpuruk berdasarkan survei yang dilakukan Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC). Partai Demokrat berada di urutan ketiga dengan presentasi 8%.

Menanggapi hasil survei itu, sejumlah kader Demokrat termasuk Jero Wacik mendesak SBY turun tangan menyelamatkan partai pemenang pemilu 2009 tersebut. Salah satu isu berhembus adalah melengserkan Anas Urbaningrum dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat. Ini lantaran citra Demokrat terpuruk akibat banyak kader yang tersangkut masalah hukum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×