kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Hampir 30% Anggaran Pendidikan Tersedot Untuk MBG di 2027: Capai Rp 240 Triliun


Minggu, 16 Agustus 2026 / 14:17 WIB
Hampir 30% Anggaran Pendidikan Tersedot Untuk MBG di 2027: Capai Rp 240 Triliun
ILUSTRASI. Pemerintah alokasikan dana Rp 240 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masih masuk dalam anggaran pendidikan di RAPBN 2027 (ANTARA FOTO/Muhammad Rifki Hasan)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp 240 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masih masuk dalam anggaran pendidikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, total anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027 mencapai Rp 820,9 triliun. Dengan demikian, alokasi MBG sekitar Rp 240 triliun setara dengan sekitar 29,2% dari total anggaran pendidikan, sekaligus menjadi salah satu komponen terbesar dalam anggaran pendidikan 2027. 

"MBG untuk 60,6 juta penerima. (Anggaran) sekitar Rp 240 triliun untuk MBG," ujar Purbaya dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027, Jumat (14/8/2026).

Selain MBG, anggaran pendidikan 2027 mencakup sejumlah program lain. Pemerintah mengalokasikan Rp 15,9 triliun untuk Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 22,1 juta siswa dan Rp 17 triliun untuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi 1,1 juta mahasiswa.

Baca Juga: Pasca Gempa Flores, PLN Identifikasi 3.478 Gardu Alami Gangguan

Pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk tunjangan profesi guru (TPG) dan kebutuhan bagi 1,3 juta guru dan PNS. Selain itu, terdapat anggaran untuk pembangunan tujuh sekolah unggul Garuda sebesar Rp 2,7 triliun.

Pemerintah juga menyiapkan Rp 18,2 triliun untuk inovasi sekolah dan madrasah, serta sekitar Rp 32,9 triliun untuk pembangunan 100 Sekolah Rakyat dan 166 operasional Sekolah Rakyat.

Komponen lainnya dalam anggaran pendidikan mencakup Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk 54,2 juta siswa, Bantuan Operasional Pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP-PAUD) untuk 6,3 juta peserta didik, serta tunjangan bagi guru.

Pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk Tunjangan Profesi Guru Aparatur Sipil Negara Daerah (TPG-ASND) bagi sekitar 1,7 juta guru di sekolah, serta tambahan penghasilan bagi sekitar 20.700 guru di daerah.

Selain itu, terdapat anggaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk 148 museum dan taman budaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×