kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Luhut laporkan perkembangan vaksin Covid-19 ke Wapres


Jumat, 02 Oktober 2020 / 19:49 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Panjaitan


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

"Jadi MUI akan melibatkan Tim Fatwa dan Tim Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetik MUI (LPPOM). Dan ini yang akan memverifikasi apakah halal atau tidak halal. Tetapi itu tidak akan menjadi hambatan apa-apa," terang Masduki.

Tak hanya itu, Ma'ruf pun menerima laporan mengenai  mengenai kesiapan proses vaksinasi agar tepat waktu dan tepat sasaran, serta kondisi penanganan pandemi Covid-19, hingga  persiapan yang sudah dilakukan  untuk menangani penyebaran Covid-19 di klaster pesantren.

Baca Juga: Evaluasi kinerja Luhut pasca ditunjuk Jokowi tangani Covid-19 di provinsi prioritas

"Jadi memang klaster-klaster itu semuanya akan ditangani, tapi khusus klaster pesantren tadi dilaporkan secara khusus kepada Wapres. Dan rupa-rupanya penanganan itu, kesiapannya sudah cukup matang," ujar Masduki.

Adapun, dalam pertemuan tersebut Luhut turut didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Direktur Utama PT. Bio Farma.

Selanjutnya: Publik mencari Terawan, ini penjelasan Kementerian Kesehatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×