kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.888.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.151   -6,00   -0,03%
  • IDX 7.685   61,59   0,81%
  • KOMPAS100 1.064   7,70   0,73%
  • LQ45 765   4,67   0,61%
  • ISSI 280   2,25   0,81%
  • IDX30 406   2,37   0,59%
  • IDXHIDIV20 492   2,26   0,46%
  • IDX80 119   0,78   0,66%
  • IDXV30 139   0,73   0,53%
  • IDXQ30 130   0,67   0,52%

Luhut laporkan perkembangan vaksin Covid-19 ke Wapres


Jumat, 02 Oktober 2020 / 19:49 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Panjaitan


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

"Jadi MUI akan melibatkan Tim Fatwa dan Tim Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetik MUI (LPPOM). Dan ini yang akan memverifikasi apakah halal atau tidak halal. Tetapi itu tidak akan menjadi hambatan apa-apa," terang Masduki.

Tak hanya itu, Ma'ruf pun menerima laporan mengenai  mengenai kesiapan proses vaksinasi agar tepat waktu dan tepat sasaran, serta kondisi penanganan pandemi Covid-19, hingga  persiapan yang sudah dilakukan  untuk menangani penyebaran Covid-19 di klaster pesantren.

Baca Juga: Evaluasi kinerja Luhut pasca ditunjuk Jokowi tangani Covid-19 di provinsi prioritas

"Jadi memang klaster-klaster itu semuanya akan ditangani, tapi khusus klaster pesantren tadi dilaporkan secara khusus kepada Wapres. Dan rupa-rupanya penanganan itu, kesiapannya sudah cukup matang," ujar Masduki.

Adapun, dalam pertemuan tersebut Luhut turut didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Direktur Utama PT. Bio Farma.

Selanjutnya: Publik mencari Terawan, ini penjelasan Kementerian Kesehatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×