kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Lonjakan Pajak Pekerja Profesional Dongkrak Penerimaan PPh Orang Pribadi


Senin, 01 Desember 2025 / 05:37 WIB
Lonjakan Pajak Pekerja Profesional Dongkrak Penerimaan PPh Orang Pribadi
ILUSTRASI. Keluhan Coretax Suasana di kantor pelayanan pajak madya Jakarta Selatan II, Selasa (14/01/2025).


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

Dari sisi jangka panjang, ia melihat tren ini sebagai sinyal positif. Basis pajak yang semakin tersebar dianggap lebih kuat dan tidak terlalu bergantung pada sektor-sektor besar.

Namun, pandangan berbeda datang dari Ekonom Celios Nailul Huda. Ia menilai peningkatan pekerja informal yang tumbuh lebih cepat dibanding pekerja formal justru dapat menghambat optimalisasi penerimaan pajak. 

Huda menyoroti bahwa sebagian besar pekerja informal berada pada kelompok kesejahteraan rendah sehingga kontribusi pajaknya terbatas. “Akibatnya penerimaan negara yang bisa didapatkan juga tidak optimal,” kata Huda, Minggu (30/11).

Baca Juga: Kabar Buruk, Penerimaan Pajak Makin Ambruk

Meski begitu, Huda menegaskan tidak semua pekerja bebas berdampak negatif. Kelompok profesional mandiri dengan penghasilan di atas ambang batas tetap memiliki potensi besar dalam memperkuat basis perpajakan. 

Karena itu, pajak dari wajib pajak orang pribadi yang telah melampaui batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) maupun omzet tertentu perlu terus dikejar agar penerimaan negara lebih maksimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×