kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Lonjakan Pajak Pekerja Profesional Dongkrak Penerimaan PPh Orang Pribadi


Senin, 01 Desember 2025 / 05:37 WIB
Lonjakan Pajak Pekerja Profesional Dongkrak Penerimaan PPh Orang Pribadi
ILUSTRASI. Keluhan Coretax Suasana di kantor pelayanan pajak madya Jakarta Selatan II, Selasa (14/01/2025).


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

Dari sisi jangka panjang, ia melihat tren ini sebagai sinyal positif. Basis pajak yang semakin tersebar dianggap lebih kuat dan tidak terlalu bergantung pada sektor-sektor besar.

Namun, pandangan berbeda datang dari Ekonom Celios Nailul Huda. Ia menilai peningkatan pekerja informal yang tumbuh lebih cepat dibanding pekerja formal justru dapat menghambat optimalisasi penerimaan pajak. 

Huda menyoroti bahwa sebagian besar pekerja informal berada pada kelompok kesejahteraan rendah sehingga kontribusi pajaknya terbatas. “Akibatnya penerimaan negara yang bisa didapatkan juga tidak optimal,” kata Huda, Minggu (30/11).

Baca Juga: Kabar Buruk, Penerimaan Pajak Makin Ambruk

Meski begitu, Huda menegaskan tidak semua pekerja bebas berdampak negatif. Kelompok profesional mandiri dengan penghasilan di atas ambang batas tetap memiliki potensi besar dalam memperkuat basis perpajakan. 

Karena itu, pajak dari wajib pajak orang pribadi yang telah melampaui batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) maupun omzet tertentu perlu terus dikejar agar penerimaan negara lebih maksimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×