kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Efisiensi Kunjungan Kerja, Seskab: Presiden Prabowo Pangkas Jumlah Rombongan


Selasa, 02 Juni 2026 / 09:48 WIB
Efisiensi Kunjungan Kerja, Seskab: Presiden Prabowo Pangkas Jumlah Rombongan
ILUSTRASI. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (KONTAN/lailatul anisah)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya merespon pertanyaan publik terkait penggunaan anggaran untuk kegiatan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri di tengah upaya efisiensi. 

Teddy menegaskan, kelebihan biaya kunjungan kenegaraan keluar negeri sepenuhnya ditanggung pribadi oleh Prabowo. 

"Ini sudah dijelaskan beberapa kali. Jadi segala kelebihan biaya  yang telah dianggarkan negara itu sepenuhnya ditanggung pribadi oleh Presiden Prabowo," kata Teddy dalam unggahan Instagram resmi Sekretariat Kabinet, dikutip Selasa (2/6/2026). 

Selain itu, Teddy menambahkan, pemerintah telah memangkas jumlah rombongan yang ikut serta keluar negeri hingga 50%, jika dibandingkan dengan periode kepemimpinan sebelumnya. 

Baca Juga: PMI Kembali ke Zona Ekspansi, Tapi Ekspor Manufaktur Masih Tertekan

Teddy bilang, pada kepemimpinan Prabowo rombongan yang diajak maksimal 50-60 orang. Jumlah ini jauh berkurang jika dibandingankan dengan periode sebelumnya yang mencapai 120 orang. 

Teddy menjelaskan, pertemuan dengan berbagai kepala negara ini bukan dilakukan tanpa maksud. 

Menurutnya, dunia saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan yang sangat dinamis. Sehingga beberapa pertemuan mendesak untuk dilakukan sesuai dengan kebutuhan dalam dan luar negeri suatu negara. 

"Jadi gini perkembangan dunia itu sangat dinamis, hari per hari. Jadi ada jadwal tahunan dan ada jadwal yang mendesak sesuai kebutuhan dalam negeri dan luar negeri suatu negara," terang Teddy. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×