kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kubu Agung daftarkan kepengurusan ke Kemenkumham


Rabu, 04 Maret 2015 / 14:19 WIB
Kubu Agung daftarkan kepengurusan ke Kemenkumham
ILUSTRASI. Produk layanan yang disediakan oleh PLN ICON Plus diantaranya penyediaan layanan PLTS atap atau PV Rooftop seperti yang dibangun di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA.  Pengurus Partai Golkar kubu Agung Laksono mendaftarkan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Rabu (4/3). Kubu Agung memohon pengesahan kepengurusan setelah dua dari empat hakim Mahkamah Partai Golkar menerima hasil Musyawarah Nasional IX Golkar di Ancol, Jakarta.

"Kami sampaikan surat permohonan pengesahan kepengurusan DPP dari Munas Ancol, di mana dua majelis hakim dalam Mahkamah Partai menyatakan Munas Ancol sah dan dua hakim tidak berpendapat karena pihak Aburizal Bakrie mengajukan kasasi," ujar Ketua Bidang Hukum DPP Partai Golkar versi Munas Jakarta, Lawrence Siburian, di Gedung Kemenkumham, Rabu siang.

Lawrence mengatakan, putusan Mahkamah Partai Golkar dengan jelas mengakui bahwa Munas Jakarta sehingga pelaksanaan Munas Jakarta sah dan sesuai dengan aturan partai. Menurut Lawrence, majelis hakim dalam Mahkamah Partai justru memandang kubu Aburizal tidak mengakui penyelesaian melalui mekanisme internal, sehingga memilih mengajukan kasasi ke tingkat Mahkamah Agung atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Lawrence menambahkan, selain mengakui pelaksanaan Munas Jakarta, Mahkamah Partai juga memberikan tanggung jawab kepada kelompok Agung untuk melaksanakan persiapan munas yang akan dilaksanakan paling lambat pada Oktober 2016. Selanjutnya, kubu Agung akan segera menjalankan kepemimpinan dan melakukan konsolidasi ke daerah-daerah. Mereka juga akan melakukan revitalisasi alat kelengkapan organisasi.

"Kami harap Menkumham segera memproses permohonan kami dan memberi pengesahan. Kami membutuhkan pengesahan dalam waktu dekat untuk persiapan pemilihan kepala daerah tahun ini, persiapan Munas 2016, dan Pemilu 2019," kata Lawrence. (Abba Gabrillin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×