kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.015   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.239   3,07   0,05%
  • KOMPAS100 819   2,91   0,36%
  • LQ45 624   2,43   0,39%
  • ISSI 216   0,91   0,42%
  • IDX30 350   -0,04   -0,01%
  • IDXHIDIV20 430   -0,32   -0,07%
  • IDX80 94   0,40   0,43%
  • IDXV30 119   1,62   1,37%
  • IDXQ30 112   -0,06   -0,05%

KPU didesak gelar debat capres bahasa Inggris


Jumat, 20 Juni 2014 / 12:12 WIB
ILUSTRASI. Kurs rupiah menguat 0,48% secara mingguan hingga Jumat (20/1).


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Sekitar 30 orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk Pilpres Berkualitas mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyelenggarakan debat capres dengan menggunakan bahasa Inggris. Mereka mengatakan, presiden Indonesia harus cerdas dan dapat berbahasa Inggris.

"Baik Prabowo dan Jokowi harus menggunakan bahasa Inggris dalam sesi tanya jawab debat nanti agar masyarakat bisa mendengar langsung kemampuan para capres," ucap koordinator aksi, Danil, dalam aksi unjuk rasanya di depan Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (20/6/2014).

Menurut Daniel, Pemilu Presiden 2014 adalah momentum demokrasi untuk menghasilkan pemimpin yang cerdas dan berkualitas. Ia menilai salah satu kecerdasan presiden dapat dilihat dari kemampuannya berkomunikasi dengan bahasa internasional.

"Ada saat tertentu presiden harus berhubungan langsung dengan pemimpin negara lain, tanpa penerjemah," ujarnya.

KPU akan menyelengggarakan debat capres ketiga pada Minggu (22/6/2014) mendatang. Debat ketiga akan mengangkat tema "Politik Internasional dan Ketahanan Nasional". (Deytri Robekka Aritonang)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×