kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

KPK harap Setnov bisa diperiksa setelah keluar RS


Selasa, 03 Oktober 2017 / 14:54 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarief berharap Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Setya Novanto dapat bersikap kooperatif dengan KPK. Terutama, setelah Novanto selesai menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kalau beliau sudah sehat itu lebih bagus. Diharapkan ya kalau misalnya dimintai keterangan oleh pihak KPK itu bisa hadir," ujar Syarief saat ditemui di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (3/10).

Novanto tidak lagi menempati ruang perawatan di Rumah Sakit Premier, Jatinegara, Jakarta Timur. Kepala Hubungan Masyarakat RS Premier, Sukendar mengatakan, Novanto telah meninggalkan RS Premier sejak Senin (2/10) malam.

"Sudah pulang, kemarin sekitar pukul 20.00 WIB," kata Sukendar saat dihubungi, Selasa.

Namun, Sukendar tidak bisa menjelaskan alasan pulangnya Setya Novanto. Sebab, yang bisa menjelaskan hal itu adalah dokter yang menanganinya.

Sebelumnya, Setya Novanto tidak dapat memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan e-KTP. Novanto beralasan sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Namun, bertepatan dengan pemanggilan KPK, Novanto mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Jumat kemarin, hakim praperadilan membatalkan status penetapan tersangka Novanto oleh KPK. (Abba Gabrillin)

Berita ini sudah dipublikasikan Kompas.com dengan judul: KPK Berharap Novanto Bisa Segera Diperiksa setelah Keluar dari RS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×