kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.967   75,00   0,42%
  • IDX 6.141   39,98   0,66%
  • KOMPAS100 799   3,79   0,48%
  • LQ45 603   4,50   0,75%
  • ISSI 213   0,84   0,40%
  • IDX30 341   3,17   0,94%
  • IDXHIDIV20 417   4,83   1,17%
  • IDX80 91   0,47   0,52%
  • IDXV30 112   1,03   0,93%
  • IDXQ30 109   1,24   1,15%

Kemnaker minta dana pendidikan untuk pelatihan


Kamis, 02 Februari 2017 / 15:26 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Hanif Dhakiri, Menteri Tenaga Kerja meminta kepada Presiden Joko Widodo / Jokowi merealokasikan anggaran fungsi pendidikan untuk program latihan ketrampilan kerja. Langkah ini diusulkan beberapa waktu lalu demi membantu masyarakat angkatan kerja kurang mampu untuk meningkatkan ketrampilan kerja.

Hanif mengatakan, saat ini jumlah angkatan kerja mencapai 125 juta. Tapi dari jumlah tersebut, 60% di antaranya merupakan lulusan SD dan SMP. "Mereka perlu ditingkatkan ketrampilannya,harus jadi prioritas, tanpa itu mereka akan tetap miskin," katanya di Jakarta, Kamis (2/1).

Hanif mengatakan, realokasi anggaran pendidikan 10% saja untuk melaksanakan program pelatihan ketrampilan di Balai Latihan Kerja akan menimbulkan dampak besar. Maklum saja, saat ini, anggaran pendidikan besarannya mencapai sekitar Rp 470 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×