kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.142   -2,00   -0,01%
  • IDX 7.757   81,12   1,06%
  • KOMPAS100 1.075   12,10   1,14%
  • LQ45 772   8,17   1,07%
  • ISSI 281   3,32   1,20%
  • IDX30 411   4,47   1,10%
  • IDXHIDIV20 495   3,86   0,78%
  • IDX80 120   1,24   1,04%
  • IDXV30 138   1,39   1,02%
  • IDXQ30 131   1,10   0,85%

Kemkeu masih kaji kebijakan subsidi tetap


Rabu, 19 November 2014 / 20:51 WIB
ILUSTRASI. Sandwich Ragout (dok/fibercreme)


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Fixed subsidy alias subsidi tetap untuk bahan bakat minyak (BBM) menjadi alternatif kebijakan yang sedang direncanakan pemerintah. Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengakui subsidi tetap masih dalam kajian.

"Semua kita kaji. Sedang kita persiapkan," ujar Bambang di Jakarta, Rabu (19/11).

Ia belum dapat memberikan jawaban apakah pola subsidi tetap akan diajukan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2015.

Menurut Bambang, pemerintah akan mengkaji semua teknis dan aspek legal dari subsidi tetap. "Supaya nanti kalau diajukan benar-benar bagus," tandasnya.

Sebagai informasi, pemerintah saat ini sedang membahas RAPBN-P 2015. Rencananya pemerintah akan mengajukan RPABN-P 2015 ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada awal tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×