kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana dari Sumatra hingga NTT


Sabtu, 22 Agustus 2026 / 20:28 WIB
Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana dari Sumatra hingga NTT
ILUSTRASI. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo (KONTAN/Chelsea Anastasia)


Reporter: TribunNews | Editor: Noverius Laoli

Seluruh 178 SPAM yang masuk dalam data penanganan juga telah kembali fungsional, terdiri dari 71 SPAM di Aceh, 45 di Sumatera Utara, dan 62 di Sumatera Barat.

Untuk hunian, 1.794 dari 1.914 unit di 18 lokasi telah selesai dibangun. Sebanyak 120 unit masih dalam pengerjaan di Sumatera Utara. Penanganan 702 fasilitas umum juga telah rampung.

Meski begitu, pemulihan belum sepenuhnya selesai. Dari 31 daerah irigasi kewenangan pusat yang terdampak, baru 13 lokasi yang selesai ditangani. Untuk irigasi kewenangan daerah, baru dua dari 65 lokasi yang rampung.

Baca Juga: BPJT: Kenaikan Tarif Sejumlah Jalan Tol Masih Tunggu Restu Kementerian PU

Pada bendung nasional, empat dari 14 lokasi terdampak telah selesai ditangani. Sementara pada bendung daerah, baru tiga dari 52 lokasi yang telah rampung.

Berlanjut ke mitigasi bencana

Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pemulihan setelah bencana, tetapi juga memperkuat infrastruktur mitigasi untuk mengurangi risiko kerusakan di masa depan.

Di kawasan Gunung Marapi, Sumatera Barat, pembangunan delapan sabo dam tahap pertama dimulai pada Maret 2026. Lima berada di Kabupaten Tanah Datar dan tiga lainnya di Kabupaten Agam.

Delapan sabo dam tersebut dirancang memiliki kapasitas tampung sedimen sekitar 440.000 meter kubik. Pemerintah menargetkan pembangunan 56 sabo dam secara bertahap di 24 sungai sepanjang 2026-2029.

Baca Juga: KPK Serahkan Aset Rampasan Rp 3,88 Miliar ke Kementerian PU

Dengan pola tersebut, penanganan bencana diarahkan tidak berhenti pada pembukaan akses dan pemulihan layanan dasar. Rehabilitasi jalan, jembatan, air bersih, hunian, irigasi, dan bendung terus dilanjutkan, sekaligus diperkuat dengan pembangunan infrastruktur mitigasi agar wilayah terdampak lebih siap menghadapi bencana berikutnya.

Sumber: https://www.tribunnews.com/regional/7872287/gerak-cepat-menteri-pu-pulihkan-infrastruktur-pascabencana-dari-jalan-hingga-air-bersih?page=all&s=paging_new#goog_rewarded. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×