kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati DKI Kamis Malam, Ini Respon Menteri PU


Jumat, 10 April 2026 / 15:43 WIB
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati DKI Kamis Malam, Ini Respon Menteri PU
ILUSTRASI. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. (Dok/Kementerian PU)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo angkat bicara mengenai penggeladahan yang dilakukan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta terkait dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) ke kantor Kementerian PU pada Kamis (9/4/2026) malam.

Dody mengatakan, dari ruang kerjanya sendiri pun, terdapat beberapa dokumen hasil audit yang diambil oleh Kejati DKI Jakarta. Ia pun membenarkan penggeledahan juga dieksekusi di ruang kerja Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti.

"Kalau komputer enggak diambil sih. Saya berharap komputer kalau (komputer) diambil, sehingga saya bisa beli baru," katanya saat ditemui di kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Baca Juga: KPK Panggil Lima Biro Travel Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji

Kejati DKI juga sebelumnya melaporkan penyidikan ini terkait dugaan penyalahgunaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dalam pembangunan pendopo di dalam area kementerian.

Dody mengaku belum bisa membenarkan jika dugaan penyelewengan hanya terkait pendopo.

"Saya tidak bisa mengonfirmasi apakah memang hanya masalah pendopo atau ada yang lain. Tapi yang pasti bapak-bapak kemarin datang ke semua tempat, di Gedung Utama, Gedung Ciptakarya, dan Gedung Sumber Daya Air," jelas Dody saat ditemui di kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Dody juga menjelaskan, karena kejadian ini telah masuk ke ranah hukum, maka pihaknya menyerahkan keseluruhan proses di tangan pihak penegak hukum.

Lebih lanjut, Dody bilang ia sempat menghubungi Presiden Prabowo Subianto untuk meminta izin agar penyidik dapat melakukan penggeledahan di ruangannya.

"Mungkin penyidiknya agak khawatir karena masuk ke ranahnya menteri, dan menteri itu kan salah satu pembantunya presiden, maka saya mungkin harus mohon izin khusus," ujar dia.

Dody tak bisa memerinci item-item apa saja yang disita saat penggeledahan. Yang terang, menurut catatan Biro Umum Kementerian PU, terdapat 16 item yang diamankan. Selain dokumen-dokumen dan buku catatan, Dody bilang salah satunya barang yang diambil adalah komputer di lantai 3. "Ada juga print out yang diambil dari Gedung Cipta Karya. Jadi yang banyak itu memang mengambilnya dari Cipta Karya," imbuh dia.

Sebelumnya, dalam keterangan Kejati DKI Jakarta, tim Penyidik Bidan Tindak Pidana Khusus mengatakan penggeladahan tersebut termasuk di Gedung Direktorat Sumber Daya Air (SDA) dan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU. Adapun penggeladahan tersebut terkait dengan penyidikan dugaan tipikor pada sejumlah item kegiatan Tahun Anggaran 2023-2024.

Baca Juga: Kemnaker Catat 8.389 PHK hingga April 2026, Risiko Gelombang Baru Menguat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×