Reporter: Leni Wandira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana penyesuaian tarif di sejumlah ruas jalan tol belum dapat diberlakukan dalam waktu dekat. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyebut prosesnya masih menunggu pemenuhan persyaratan administratif sebelum ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Sekretaris BPJT Ira Ariani Chaerunisa mengatakan, sejumlah ruas jalan tol yang dijadwalkan mengalami penyesuaian tarif saat ini masih berada dalam tahapan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Purbaya Tegaskan Danantara Tak Punya Hak Suara dalam Kebijakan KSSK
"Rencana penyesuaian tarif pada beberapa ruas jalan tol saat ini masih dalam tahap pemenuhan persyaratan administratif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Ira kepada Kontan, Selasa (28/7).
Ia menjelaskan, penyesuaian tarif baru dapat diberlakukan setelah seluruh persyaratan dipenuhi dan memperoleh penetapan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum.
Setelah keputusan diterbitkan, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) wajib melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum tarif baru mulai berlaku.
Menurut Ira, penyesuaian tarif merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan tingkat inflasi serta hasil evaluasi pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada masing-masing ruas jalan tol.
Meski demikian, BPJT belum merinci ruas jalan tol mana saja yang akan memperoleh penyesuaian tarif maupun besaran kenaikan yang diusulkan. BPJT juga belum memastikan kapan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum terkait penyesuaian tarif tersebut akan diterbitkan.
Ira menegaskan, BPJT akan menjalankan proses penyesuaian tarif sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
"BPJT senantiasa berkomitmen untuk menjalankan tugas dan fungsi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta mendukung terwujudnya pengelolaan jalan tol yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan," tutupnya.
Baca Juga: El Nino Hantam 35.000 Hektare Lahan, Pemerintah Pastikan Pangan Aman
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














