kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.878.000   -40.000   -1,37%
  • USD/IDR 16.901   42,00   0,25%
  • IDX 8.310   97,96   1,19%
  • KOMPAS100 1.169   11,37   0,98%
  • LQ45 839   8,86   1,07%
  • ISSI 297   2,12   0,72%
  • IDX30 438   6,14   1,42%
  • IDXHIDIV20 525   8,40   1,63%
  • IDX80 130   1,09   0,85%
  • IDXV30 143   1,04   0,73%
  • IDXQ30 141   2,01   1,45%

Kemensos Salurkan Rp1,83 Triliun Bansos Reguler untuk Penanganan Pasca Banjir Sumatra


Rabu, 18 Februari 2026 / 16:50 WIB
Kemensos Salurkan Rp1,83 Triliun Bansos Reguler untuk Penanganan Pasca Banjir Sumatra
ILUSTRASI. Menteri Sosial Gus Ipul (Tribunnews/Jeprima) Mensos menyampaikan bahwa pihaknya telah menyalurkan bantuan sosial reguler senilai Rp 1,83 triliun untuk penanganan pasca bencana Sumatera.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa pihaknya telah menyalurkan bantuan sosial reguler dengan anggaran senilai Rp 1,83 triliun untuk penanganan pasca bencana Sumatera. 

"Untuk tiga provinsi sudah kami salurkan sejak awal Februari. Total anggarannya adalah Rp 1.832.738.125.000, yang ditujukan kepada 1,7 juta lebih keluarga penerima manfaat untuk tiga provinsi, Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara," ujar Gus Ipul dalam rapat di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026). 

Gus Ipul menuturkan, Kemensos juga menyiapkan dukungan logistik, pembangunan dapur umum di lokasi terdampak bencana serta santunan untuk ahli waris korban meninggal dunia dan luka berat. 

Bantuan sosial bidang kebencanaan tersebut disebut sebagai bansos adaptif. 

Baca Juga: Purbaya Masih Menunggu Petunjuk Prabowo Terkait Skema Pembayaran Utang Whoosh

"Pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi ada santunan untuk ahli waris bagi yang meninggal dunia dan yang luka berat," tuturnya.

Bantuan jaminan hidup atau jadup juga termasuk di dalamnya. Kemensos memberikan Rp 10.000 per orang per hari selama tiga bulan. 

Selain bansos jadup, Kemensos juga menyiapkan bantuan lain bagi korban bencana yang telah menempati hunian sementara atau hunian tetap berupa dana sebesar Rp 3 juta per keluarga untuk melengkapi kebutuhan dasar isi rumah. 

"Yang kedua ada jaminan hidup, isian hunian, dan tadi sudah disinggung oleh Pak Menteri Dalam Negeri, juga ada pemulihan sosial ekonomi," tambahnya.

Gus Ipul menegaskan bahwa data yang dipaparkan itu masih bersifat sementara dan akan disesuaikan dengan data tunggal yang ditetapkan pemerintah. 

Data sementara hanya digunakan sebagai pedoman awal dalam pengajuan anggaran.

"Jadi ada 513 sudah naik menjadi 562 misalnya, itu adalah data untuk ahli waris. Kemudian 133 ribu lebih adalah KK penerima isi hunian dan bantuan stimulan ekonomi," ujarnya.

Total kebutuhan anggaran bantuan sosial 

Kemudian, Gus Ipul menyampaikan total kebutuhan anggaran bantuan sosial untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera mencapai Rp 2 triliun.

Sebagian anggaran telah tersedia melalui kebijakan Rincian Output Direktif khusus Presiden. 

"Anggaran kami yang kita butuhkan nanti semuanya itu Rp 2 triliun lebih, Rp 600 miliar lebih di antaranya sudah siap dengan menggunakan RO (Rincian Output) khusus direktif Presiden. Terima kasih dukungan bantuan dari Pak Mensesneg," tutur Gus Ipul.

Baca Juga: Purbaya Akan Salurkan Rp 75 Triliun Secara Bertahap Untuk Pemulihan Bencana Sumatra

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/02/18/16411611/kemensos-salurkan-rp-183-t-bansos-reguler-untuk-3-provinsi-banjir-sumatera.

Selanjutnya: Cek Jadwal Buka Puasa Palu Rabu (18/2) di Sulteng Menurut Muhammadiyah

Menarik Dibaca: 6 Tanda pada Tubuh jika Kesehatan Usus Bermasalah, Apa Saja?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×