kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -50.000   -1,86%
  • USD/IDR 17.867   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.394   -55,70   -0,86%
  • KOMPAS100 825   -5,54   -0,67%
  • LQ45 627   -3,56   -0,56%
  • ISSI 224   -2,66   -1,17%
  • IDX30 351   -1,55   -0,44%
  • IDXHIDIV20 428   -1,09   -0,25%
  • IDX80 94   -0,66   -0,69%
  • IDXV30 119   -0,38   -0,32%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,55%

Kemenhaj Pastikan Layanan Jemaah Tetap Berjalan di Tengah Gempa NTT


Rabu, 19 Agustus 2026 / 21:47 WIB
Kemenhaj Pastikan Layanan Jemaah Tetap Berjalan di Tengah Gempa NTT
ILUSTRASI. Dampak gempa di Manggarai Timur (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan layanan kepada jemaah haji tetap berjalan di tengah penanganan dampak gempa bumi yang mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Biro Umum Kementerian Haji dan Umrah, Slamet, mengatakan Kemenhaj terus memantau kondisi di wilayah terdampak dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan sesuai situasi di lapangan.

“Kami memastikan layanan kepada jemaah haji tetap berlangsung. Pada saat yang sama, kami terus memantau perkembangan kondisi akibat gempa di NTT dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pelayanan dapat berjalan dengan baik sesuai situasi di lapangan,” ujar Slamet dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).

Menurut Slamet, keselamatan petugas dan masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan pelayanan. Kemenhaj akan melakukan penyesuaian teknis apabila kondisi di suatu wilayah membutuhkan perubahan layanan.

Baca Juga: BNPB Update Gempa NTT: Korban Meninggal 71 Orang, Pengungsi 59.647 Jiwa

“Kami memahami bahwa masyarakat di wilayah terdampak saat ini menghadapi situasi yang tidak mudah. Karena itu, pelayanan harus tetap berjalan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, keselamatan petugas maupun masyarakat, serta kebutuhan layanan yang paling mendesak,” katanya.

Kemenhaj memberikan perhatian khusus terhadap dua satuan kerja daerah yang mengalami dampak paling parah, yakni Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kankemenhaj) Kabupaten Manggarai dan Kankemenhaj Kota Ende.

“Berdasarkan laporan dan pemantauan kami di lapangan, Kankemenhaj Kabupaten Manggarai dan Kankemenhaj Kota Ende merupakan dua titik yang mengalami dampak paling parah. Kami memastikan keselamatan para petugas dan jemaah di kedua wilayah tersebut menjadi prioritas utama. Untuk itu, kami tengah menyiapkan skema penyesuaian layanan agar kebutuhan jemaah di Manggarai dan Ende tetap tertangani dengan baik dan aman,” tegas Slamet.

Baca Juga: BNPB Klaim Listrik dan Jaringan Komunikasi Terdampak Gempa NTT Nyaris Pulih 100%

Kemenhaj juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi di lapangan. Koordinasi dilakukan agar langkah pelayanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

Slamet mengimbau jemaah haji dan masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan mengikuti informasi melalui kanal resmi pemerintah. Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai atau menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

“Jika terdapat perubahan atau penyesuaian layanan akibat kondisi di lapangan, informasi akan disampaikan melalui kanal resmi Kemenhaj. Kami mengajak masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” pungkas Slamet.

Baca Juga: Kemenkes Dirikan 2 RS Lapangan untuk Pulihkan Layanan Kesehatan Pascagempa NTT

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×