kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

BNPB Klaim Listrik dan Jaringan Komunikasi Terdampak Gempa NTT Nyaris Pulih 100%


Selasa, 18 Agustus 2026 / 17:38 WIB
BNPB Klaim Listrik dan Jaringan Komunikasi Terdampak Gempa NTT Nyaris Pulih 100%
ILUSTRASI. Kapolri tinjau lokasi terdampak gempa NTT (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemulihan infrastruktur dasar pascagempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan perkembangan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat layanan listrik telah kembali menjangkau 99,9% pelanggan, sedangkan jaringan komunikasi mencapai 99,7%.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan berdasarkan pembaruan hingga pukul 05.00 WIB, hanya tersisa satu gardu distribusi yang masih dalam penanganan.

"Sebanyak 99,9% pelanggan telah kembali memperoleh layanan listrik. Hanya terdapat satu gardu dengan distribusi untuk 296 pelanggan yang hari ini masih dalam kondisi penanganan," ujar Berton dalam konferensi pers Update Penanganan Pascagempa M7,7 NTT 2026 yang disiarkan melalui YouTube BNPB, Selasa (18/8/2026).

Baca Juga: Hari Keempat Gempa NTT, Basarnas Alihkan Operasi SAR ke Penguatan Kesehatan

Menurutnya, pemulihan jaringan telekomunikasi juga terus dikebut dan kini telah mencapai 99,7% di wilayah terdampak.

Percepatan pemulihan paling signifikan terjadi di Kabupaten Manggarai Timur. Jaringan komunikasi di wilayah tersebut kini telah mencapai 98,3%, meningkat tajam dibandingkan posisi sehari sebelumnya yang baru mencapai 76,3%.

"Yang menjadi atensi adalah Kabupaten Manggarai Timur mencapai 98,3%, di mana kemarin baru mencapai 76,3% sehingga ada peningkatan yang signifikan," ujarnya.

Sementara itu, pemulihan jaringan komunikasi di wilayah Ende juga telah mencapai 98,6%.

Selain listrik dan telekomunikasi, pemerintah juga memperkuat pemulihan infrastruktur sumber daya air. Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II telah melakukan koordinasi dan asesmen terhadap kondisi infrastruktur sumber daya air di wilayah terdampak.

Untuk mendukung penanganan di lapangan, pemerintah mengerahkan 13 unit ekskavator, masing-masing tiga unit di Kabupaten Sikka, delapan unit di Bendungan Mbai, satu unit di Kabupaten Manggarai Barat dan satu unit di Ngaroro.

Pemerintah juga menyiapkan satu drill rig dan dua unit truck drain untuk mendukung penanganan infrastruktur terdampak.

Di sisi kebutuhan energi untuk operasi darurat, Pertamina turut menyalurkan 2,5 ton BBM guna mendukung penanganan di Kabupaten Manggarai.

Baca Juga: Belanja Perpajakan 2027 Melambat, Pengamat Soroti Pengetatan Insentif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×