kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Kasus perbudakan pabrik kuali segera disidangkan


Selasa, 03 September 2013 / 20:09 WIB
ILUSTRASI. Promo Guardian +1000 Get 2 Pcs Periode 14-20 April 2022


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Berkas kasus penganiayaan dan perbudakan di sebuah pabrik kuali di Kampung Bayur Opak, Lebak Wangi, Sepadan Timur, Kabupaten Tangerang, dengan tersangka utama, Yuki Irawan, yang terungkap Mei 2013 lalu, telah lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan Kabupaten Tangerang.

Dalam waktu dekat, kasus tersebut akan segera masuk ke persidangan. "Berkas perkaranya sudah P21 (lengkap) dan Polres Tangerang tinggal mengirimkan tersangka dan barang bukti (ke Kejaksaan)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di kantornya, Selasa (3/9/2013).

Sementara itu tiga oknum aparat--Bripka AH dan Briptu N (Polri) dan Serma IS (TNI)--yang diduga menjadi beking Yuki dan melakukan pengancaman terhadap para buruh, berkasnya akan ditangani oleh kesatuannya masing-masing.

"Yang TNI akan ditangani Polisi Militer dan dua orang polisi ditangani Propam Polda Metro Jaya," jelas Rikwanto.

Seperti diberitakan, sebanyak 35 orang buruh menjadi korban penyekapan dan dipekerjakan secara tidak layak di pabrik kuali di Kampung Bayur Opak, RT 03 RW 06, Lebak Wangi, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten.

Sebagian besar buruh di pabrik itu berusia rata-rata 20 tahun, empat orang di antaranya bahkan masih di bawah umur. Mereka berasal dari tiga kota besar Indonesia, yakni Cianjur, Jawa Barat; Lampung Utara; dan Pandeglang, Banten. (Alsadad Rudi/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×