kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.039   31,00   0,17%
  • IDX 6.281   46,21   0,74%
  • KOMPAS100 824   5,75   0,70%
  • LQ45 628   4,41   0,71%
  • ISSI 217   1,19   0,55%
  • IDX30 353   2,84   0,81%
  • IDXHIDIV20 433   2,33   0,54%
  • IDX80 94   0,58   0,62%
  • IDXV30 119   0,56   0,47%
  • IDXQ30 113   0,60   0,54%

Jusuf Kalla minta penerima beasiswa LPDP jadi pengusaha


Minggu, 17 Maret 2019 / 11:16 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla berpesan kepada ratusan alumni dan awardee Lembaga Pengelola Dana Pendidikan ( LPDP) untuk jangan terlalu berharap bisa bekerja di pemerintahan. Dia justru berharap alumni dan awardee LPDP bisa membuka lapangan pekerjaan baru ketimbang bergantung pada pemerintah.

"Anda jangan terlalu berharap pulang ke Indonesia bekerja di pemerintahan," jelas Jusuf Kalla di kompleks Kementerian Keuangan (Kemkeu), Jumat (15/3).

Justru, Jusuf Kalla berharap para alumni dan awardee dapat menjadi enterpreneur atau pengusaha dengan kualitas profesionalitas yang tinggi. Peningkatan jumlah pengusaha yang tinggi dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

"Tahun 50-an kita lebih kaya dari Korea Selatan, tapi sekaran dia lebih baik dari kita," ujar Jusuf Kalla.

Dia mempertegas LPDP merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia dengan tujuan dapat memberi sumbangsih dalam pertumbuhan ekonomi. Indonesia membutuhkan tenaga anak muda dengan produktivitas tinggi untuk mengejar ketertinggalan.

Apalagi, kata Jusuf Kalla, saat ini investasi dan ekspor masih dalam tataran rendah. Sehingga dibutuhkan anak muda yang kreatif menciptakan lapangan kerja baru sehingga di sisi lain dapat menekan angka pengangguran. Imbasnya, penerimaan perpajakan bisa tumbuh tinggi.

"Kita butuh pajak, pajak itu muncul dari kemajuan ekonomi yang baik. Kemajuan ekonomi yang baik muncul kalau dunia usaha baik, investasi baik dan masyarakat bekerja," jelas Jusuf Kalla.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×