kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Jokowi yakin harga beras segera turun


Selasa, 03 Maret 2015 / 14:50 WIB
ILUSTRASI. Perkebunan kelapa sawit PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi), siang ini (3/3), menerima kedatangan para pedagang beras yang tergabung dalam Perhimpunan Pedagang Beras dan Penggilingan Padi (Perpadi). Usai pertemuan, Jokowi mengatakan pertemuan itu untuk membahas masalah harga beras yang sempat melonjak beberapa waktu lalu.

Namun demikian, sejumlah langkah sudah diambil pemerintah termasuk dengan melakukan operasi pasar. Dalam kesempatan tersebut, Perpadi juga mengeluhkan minimnya pasokan dari pemerintah, dalam hal ini Bulog sehingga harga melambung. Oleh karenanya, ke depan, untuk mengantisipasi hal tersebut pemerintah akan secara serius menjaga pasokan beras ke pasar.

Namun terkait kenaikan yang sudah terjadi beberapa waktu lalu, Jokowi semakin yakin harga akan kembali normal dalam dua minggu ke depan.

"Komitmen kita bersama, dalam dua minggu ini harga akan turun kurang lebih Rp 2000 an per liter," ujar Jokowi, Selasa (3/3) di Istana Negara, Jakarta.

Sementara itu ketua umum Perpadi Sutanto Alimoesa mengatakan masalah kenaikan harga beberapa waktu lalu hanya karena masalah supply and demand saja. Tidak ada kaitannya dengan upaya spekulasi harga atau permainan harga.

Jika suplainya berkurang, sementara permintaannya meningkat, maka harga akan dengan sendirinya naik. Tetapi Ia menyambut baik upaya Pemerintah yang memastikan akan menyanggupi perminataan pasar.

Sebagai gambaran kondisi terkini, pasokan beras hari ini di pasar Induk Cipinang sudah meningkat. Hal itu disebabkan datangnya pasokan dari Demak, Pati dan beberapa daerah lain yang sudah mulai memasuki masa panen raya. Untuk harga beras super yang biasanya dijual dengan harga Rp 11.000 per liter, sudah turun men jadi hanya Rp 10.000 per liter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×