kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi-JK targetkan berantas mafia minyak


Jumat, 20 Juni 2014 / 22:25 WIB
ILUSTRASI. Honkai Star Rail Closed Beta Final Sudah Dekat, Ini Cara Mengikuti & Link Registrasi


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) menyoroti pentingnya kebijakan terkait energi. JK secara khusus menyoroti besar dan banyaknya impor bahan bakar minyak (BBM).

"Sudah berulang kali rapat tapi tidak terjadi. Mau bikin ini itu tapi tidak jadi juga. Target waktu, kapan mau konversi pipanya, tapi terbatas. Tidak ada uji coba yang betul. Yang paling penting kapan, siapa tanggung jawab, dan schedule," kata JK dalam dialog capres dengan Kadin, Jumat (20/6).

Adapun mengenai persoalan kilang minyak, JK menyatakan perkara itu sebenarnya bukan perkara yang sulit. Akan tetapi, mafia minyak yang membuat pembangunan kilang menjadi tersendat.

"Soal kilang minyak sebenarnya mudah, tapi permainan mafia impor sehingga selalu menghalangi. Uang ada, tanah ada. Ini 1 tahun pertama kita selesaikan mafia minyak," jelasnya.

Tak hanya itu, JK juga menegaskan pembangunan smelter harus dijalankan. Karena, lanjut dia, hanya itu yang dapat menyelamatkan bangsa dari kerusakan dan meningkatkan nilai sumber daya Indonesia. "Tidak ada lagi alasan. Anda siap kan? Jadi pilih nomor...?" (Sakina Rakhma Diah Setiawan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×